Kabar Duka
Adik Ungkap Awal Mantan Panglima TNI Djoko Santoso Dilarikan ke RS: Sempat Tersedak saat Buka Puasa
Adik dari mantan Panglima Jenderal (Purn), Djoko Santoso, Tutik Suyono mengungkapkan penyebab awal almarhum dilarikan ke rumah sakit sebelum meninggal
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Adik keempat dari mantan Panglima Jenderal (Purn), Djoko Santoso, Tutik Suyono (63) mengungkapkan penyebab awal almarhum dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal pada Minggu (10/5/2020).
Dilansir TribunWow.com dari TribunSolo.com, Tutik Suryono mengatakan kejadian awalnya yaitu ketika sedang berbuka puasa.
Menurut Tutik, Djoko Santoso sempat tersedak hingga membuat dirinya pingsan.

• Rekam Jejak Djoko Santoso, Mantan Panglima TNI asal Solo yang Miliki Sederet Penghargaan
Setelah itu, almarhum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) pada Selasa (5/5/2020) untuk dilakukan tindakan lebih lanjut, yakni operasi.
Sebelum kejadian tersebut, Tutik memastikan bahwa kesehatan sang kakak baik-baik saja dan tidak mengalami tanda-tanda sakit.
Meski begitu, operasi yang dilakukan lancar dan sudah sempat menunjukkan kondisi yang membaik.
"Beliau itu tidak sakit, dicek kesehatannya bagus," ujar Tutik.
"Dia makan buka puasa, waktu makan tersedak terus pingsan langsung dibawa ke RSPAD, diketahui ada pendarahan otak, paginya di operasi," jelasnya.
"Operasi berjalan lancar, masa kritisnya 3 sampai 4 hari, ini hari kelima, tadi pagi sudah meninggal dunia," sambung Tutik.
• Eks Panglima TNI Jenderal Purn Djoko Santoso Alami Pendarahan Otak, Prabowo Turut Menjenguk
Tutik mengaku tidak menyangka bahwa sang kakak mengalami masalah pada otaknya.
Karena menurutnya, mendiang Djoko Santoso tidak pernah menunjukkan gejala-gejala sama sekali.
Termasuk dirinya juga tidak merasakan pertanda atau firasat apapun.
Meski begitu, untuk saat ini dirinya sudah mengiklaskan kepergian dari kakak tercinta yang akan dimakamkan di San Diego Hills.
"Padahal tidak ada keluhan sama sekali, diperiksa tidak ada kelainan," kata dia.
"Allah lebih sayang, kita ambil sisi positifnya, lebih disayang Allah, kita harus ikhlas, tidak boleh menangis, dia orang yang luar biasa," ungkap Tutik.