Virus Corona

Achmad Yurianto Mengaku Pihaknya Tak Dilibatkan dalam Kajian Pembukaan Fasilitas Publik

Jubir pemerintah untuk penanganan Virus Corona Achmad Yurianto menyebut pihaknya tak dilibatkan dalam kajian pembukaan sejumlah fasilitas publik.

Tribunnews.com/Istimewa
Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto. 

TRIBUNWOW.COM - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona Achmad Yurianto angkat bicara pada Sabtu (9/5/2020) terkait dengan kajian yang dilontarkan Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian.

Dalam kajian itu disebutkan bahwa pemerintah bakal membuka kembali sejumlah fasilitas publik untuk memulihkan ekonomi masyarakat.

Dikutip dari Kompas.com, Yurianto mengaku pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona tak dilibatkan dalam pembuatan kajian tersebut.

Jokowi Targetkan Corona Turun Mei, Effendi Gazali Duga Gara-gara Presiden Dengar Prediksi Singapura

Kasus Corona Meninggal Kembali Naik, Jubir Achmad Yurianto: Kita Tak Dihadapkan pada Pilihan Lain

Sehingga ia tak mau berkomentar banyak soal kajian itu.

"Orang Kemenko juga enggak bikin rencananya sama kita kok (Gugus Tugas)," kata Yurianto.

Bukan cuma itu, Yurianto juga berujar, kajian dari Kemenko Perekonomian itu belum dibicarakan antar-kementerian dan lembaga.

Oleh karena itu ia menilai, kajian tersebut baru sebatas pendapat satu kementerian saja, dan belum menjadi rencana.

"Itu masih pendapat kan itu. Itu masih pendapat, bukan rencana," ucapnya.

Diketahui, foto skenario pemulihan ekonomi Indonesia beredar luas dan diperbincangkan di jagat maya.

Bukan untuk Mudik, Achmad Yurianto Ungkap Alasan Transportasi Umum Jalan Lagi, Termasuk Angkut Nakes

Beda Sikap Mahfud MD dan Achmad Yurianto soal Wacana Pelonggaran PSBB di Tengah Pandemi Virus Corona

Foto tersebut menunjukkan timeline beroperasinya kembali berbagai sektor.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved