Breaking News:

Terkini Nasional

Ungkap Penyebab Kematian Adi Kurdi karena Tumor Otak, Istri: Ada Penyumbatan, Sekarang Penuh Cairan

Istri Adi Kurdi, Bernadetta Restyratuti, menuturkan penyebab kematian artis senior tersebut, yang dikabarkan meninggal pada Jumat (8/5/2020).

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
Instagram @legacy.pictures
Aktor senior Adi Kurdi yang terkenal berkat perannya sebagai Abah dalam serial televisi Keluarga Cemara 

Adi yang masih aktif dalam dunia perfilman tersebut ternyata sedang membuat karya baru sebelum akhirnya terserang stroke dan kemudian diketahui meninggal.

"Kemudian kemarin masih bikin film Terima Kasih Emak dan Abah, habis itu sakit, kayak stroke," imbuhnya.

Kiprah Adi Kurdi di Dunia Perfilman Tanah Air

Adi Kurdi yang dikenal dari perannya sebagai Abah di sinetron Keluarga Cemara tersebut, diketahui lahir di Pekalongan, Jawa Tengah pada 22 September 1948.

Adi Kurdi merupakan alumni pendidikan Sekolah Seni Rupa Indonesia (SSRI) Yogyakarta.

Kemudian ia mengasah kemampuannya berakting saat bergabung dengan Bengkel Teater yang diasuh oleh penyair WS Rendra di Yogyakarta pada tahun 1970.

"Dulu saya begitu yakin, bahwa di Bengkel saya akan jadi seniman. Bukan hanya pemain. Saya sampai tak percaya pada pilihan hidup lain. Padahal, waktu itu Bengkel hidup susah luar biasa," tutur Adi yang tertulis dalam Harian Kompas terbitan 14 September 1986.

Pilihannya menjadi seniman, tak lepas dari pengaruh sang pembimbing yang memberi teladan ketekunan dalam berkarya.

Padahal hidup sebagai seniman di kala itu tidaklah mudah, Adi mengisahkan bahwa ia pernah baru bisa makan setelah menjual celananya dan botol minuman.

"Ya, itu sebagian karena pengaruh dia (W.S Rendra). Waktu itu kami melihat dia tekun sekali menggarap hidup, menggarap lingkungannya. Kami lihat dia puasa, menyepi tidur di kuburan, jalan malam-malam ke Parangtritis. Dan kami menemani," imbuhnya.

Adi pindah ke Jakarta pada 1975, dan belajar akting di New York University of the Art Theatre pada 1976-1978.

Ia lalu terjung ke dunia perfilman dengan membintangi film Gadis Penakluk (1980) dan Putri Seorang Jenderal yang di sutradarai Wim Umboh.

Diketahui hingga saat ini ia telah membintangi sebanyak 17 film layar lebar.

Serial televisi Keluarga Cemara (1977) yang dibintanginya bersama Novia Kolopaking tersebut, berhasil melambungkan namanya di kancah perfilman tanah air.

Bahkan banyak diantara masyarakat yang latah memanggilnya Abah lantaran perannya tersebut.

Dalam perjalanan karirnya ia pernah menyabet sejumlah penghargaanseperti Indonesian Movie Actors Award untuk Lifetime Achievement, Piala Maya untuk Aktor Pendukung Terpilih dan nominasi Piala Citra untuk pemeran pendukung pria terbaik dan Piala Citra untuk pemeran utama pria terbaik. (TribunWow.com)

Tags:
Adi KurdiAdi Kurdi Meninggal DuniaKeluarga CemaraTumor Otak
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved