Breaking News:

Terkin Nasional

Rizal Ramli Sebut Tak Susah Pimpin Negara, Ungkit Keberhasilannya Jadi Menteri Ekonomi Era Gus Dur

Mantan Menteri Ekonomi, Rizal Ramli menilai sebenarnya tak susah mengurus negara khususnya pada ekonomi.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
Channel YouTube Indonesia Lawyers Club
Rizal Ramli saat hadir di acara ILC pada (22/4/2020). Rizal Ramli mengklaim sebenarnya tak susah mengurus negara. 

"Gini ratio index turun jadi kalau kita pimpin Indonesia enggak susah-susah amat ini," ungkapnya.

Selain itu, Rizal Ramli menegaskan tidak akan ragu menghukum para pelaku yang bermain politik uang.

"Cuma dengan konsekuensi kalau ada yang masih ngaco-ngaco gue buang ke Pulau Malaria gitu aja, cepat, optimis ini kesempatan biar kita bisa hidup lebih baik," ucapnya.

 Rizal Ramli Kerap Ungkit Utang, Stafsus Sri Mulyani: Pak Rizal Jadi Menkeu Juga Pernah Utang

Lihat videonya mulai menit ke-41.52:

Andaikan Jadi Presiden

Pada kesempatan yang sama, Rizal Ramli juga sempat mengandaikan dirinya menjadi Presiden Republik Indonesia.

Rizal Ramli menegaskan dirinya akan menindak tegas orang-orang yang bermain politik uang jika dirinya menjadi presiden.

Ia mengatakan akan membawa para pelaku politik uang ke sebuah pulau di selatan Kalimantan di mana banyak nyamuk malaria hidup.

 Rizal Ramli Kerap Ungkit Utang, Stafsus Sri Mulyani: Pak Rizal Jadi Menkeu Juga Pernah Utang

 

Rizal Ramli melalui channel YouTube Pakar Tata Hukum Negara, Refly Harun yang diunggah pada Rabu (6/5/2020).
Rizal Ramli melalui channel YouTube Pakar Tata Hukum Negara, Refly Harun yang diunggah pada Rabu (6/5/2020). (Channel YouTube Refly Harun)

"Kalau Rizal Ramli presiden ya, seandainya masih ada juga yang masih main politik uang," ujar Rizal.

"Saya akan tangkap, saya akan kirim ke sebuah pulau yang sudah saya pelajarin di selatan Kalimantan, nyamuk yang banyak nyamuk Malarianya," sambungnya.

Menurutnya keinginan itu jauh lebih baik dari apa yang dilakukan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte yang menurutnya melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) dalam mengambil kebijakan.

"Ya kita kan lebih canggih dari Presiden Duterte, dia main tembak saja, main hajar saja, melanggar Hak Asasi," ucapnya.

Sehingga, jika ia menindak tegas para pelaku politik uang maka tidak akan melanggar HAM.

"Saya sih enggak mau yang betul-betul ngaco kita buang ke pulau ini, bahwa kemudian mereka meninggal gara-gara malaria."

"Yang melanggar Hak Asasi Manusia itu malaria, bukan Rizal Ramli. Itu kalau kita yang jadi presiden," jelas Rizal Ramli disambut tawa Refly Harun.

Mantan Menteri Ekonomi era Gus Dur itu mengaku ingin mengubah demokrasi yang lebih amanah.

"Supaya kita ubah demokrasi jadi demokrasi yang amanah yang bekerja buat rakyat, democration brings prosperity, demokrasi membawa kemakmuran," katanya.

(TribunWow.com/Mariah Gipty)

Tags:
Rizal RamliGus DurRefly Harun
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved