Kabar Tokoh
Andaikan Diri Jadi Presiden, Rizal Ramli Percaya Diri: Tahun Depan Bisa Naikkan Ekonomi 7 Persen
Ekonom Senior, Rizal Ramli sempat mengandaikan dirinya menjadi Presiden Republik Indonesia.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Lailatun Niqmah
"Gini ratio index turun jadi kalau kita pimpin Indonesia enggak susah-susah amat ini," ungkapnya.
Selain itu, Rizal Ramli menegaskan tidak akan ragu menghukum para pelaku yang bermain politik uang.
"Cuma dengan konsekuensi kalau ada yang masih ngaco-ngaco gue buang ke Pulau Malaria gitu aja, cepat, optimis ini kesempatan biar kita bisa hidup lebih baik," ucapnya.
• Rizal Ramli Kerap Ungkit Utang, Stafsus Sri Mulyani: Pak Rizal Jadi Menkeu Juga Pernah Utang
Lihat videonya mulai menit ke-41.52:
Senang Banyak Orang Gugat Perppu Corona
Pada kesempatan yang sama, Rizal Ramli menegaskan dirinya mengkritik Perppu Corona agar jangan hal lebih buruk terjadi.
Sebagaimana diketahui Perppu Corona itu kini tengah digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).
"Nah kita ini ngingetin jangan masuk ke area itu, ini area yang bisa menghancurkan ekonomi kita lebih rusak dari apa yang seharusnya," ungkap Rizal Ramli.
Apalagi menurutnya banyak orang tak tahu mengenai masalah Perppu Corona.
"Karena kan yang ngerti ini di Indonesia sedikit, media enggak ngerti, di DPR saja tadi ngomong sama anggota DPR, salah satu ketua partai yang ngerti masalah-masalah ini kurang dari 20 orang," ungkap dia.
Mantan Menteri Ekonomi itu juga menjelaskan bahwa menurutnya proses Perppu Corona ini banyak melanggar aturan.
"Hampir semua partai-partai menolak menolak Perppu ini makanya digeser lagi pembahasannya bukan lagi ke komisi dipindahin ke Banggar."
"Padahal Banggar itu kerjanya buat kompilasi dari semua apa yang diputuskan komisi menyangkut uang."
"Jadi dia melanggar aturan internal DPR dengan memindahkan pembahasan bukan di komisi tapi di Banggar, ya dilompati itu masuk ke Paripurna," ujar dia.
Sehingga, Rizal Ramli mengaku senang jika banyak orang mendukung Perppu Corona digugat ke MK.