Breaking News:

Virus Corona

Ahli Sebut Ruam Kulit Bisa Jadi Gejala Terjangkit Covid-19, Tak Hanya Lesi Keunguan

Ahli menyebut lesi keunguan pada kaki menjadi gejala baru Covid-19. Namun ruam kulit lainnya juga patut diwaspadai.

healthypaleomeal
ilustrasi ruam merah di leher. Ahli menyebut lesi keunguan pada kaki menjadi gejala baru Covid-19. Namun ruam kulit lainnya juga patut diwaspadai. 

TRIBUNWOW.COM - Banyak laporan dari berbagai wilayah di dunia yang menyebutkan pasien Covid-19 mengalami ruam kulit.

Sebelumnya, lesi keunguan pada kaki juga disebut menjadi gejala baru Covid-19.

Lesi adalah jaringan kulit yang tumbuh secara abnormal, baik pada permukaan maupun di bawah permukaan kulit.

Viral Bocah Menangis di Depan Sekolah karena Rindu, sang Ayah: Saya sampai Bingung Menjelaskan

Namun laporan mengenai ruam kulit berkaitan dengan gejala Covid-19 semakin meluas.

Tak hanya lesi keunguan, ruam kulit muncul dalam berbagai bentuk.

Mulai dari bintik-bintik merah kecil, ruam berukuran besar, sampai ruam yang berbentuk seperti sarang laba-laba.

Apa yang menyebabkan kulit mengalami ruam terkait penyakit Covid-19 masih diselidiki oleh para dokter dan peneliti.

“Belum jelas apakah ruam dan lesi pada kulit merupakan manifestasi langsung dari virus penyebab Covid-19, atau merupakan pola reaksi akibat sistem imun yang diserang,” tutur Dr Kanade Shinkai, seorang profesor dermatologi di University of California, San Francisco.

Mengutip Live Science, Selasa (5/5/2020), ruam kulit juga bisa diakibatkan oleh komplikasi dari penyakit, reaksi terhadap pengobatan, atau disebabkan oleh virus lainnya.

Pengakuan Kakak Kandung Didi Kempot: Sejak Ada Sobat Ambyar dan Corona, Dia Kecapekan

Jenis ruam kulit gejala Covid-19

Beberapa penyakit yang disebabkan oleh virus seperti cacar air dan campak dapat menyebabkan ruam kulit.

Namun ruam kulit pada penyakit yang disebabkan oleh virus lebih banyak terlihat pada anak-anak.

“Oleh karena itu sangat mengejutkan banyak orang dewasa melaporkan ruam kulit sebagai gejala Covid-19,” tutur Kanade.

Sebuah studi terhadap 1.000 orang pasien di China menyebutkan sebanyak 2 persen pasien mengalami ruam kulit.

Namun di Italia, sebanyak 20 persen dari 150 pasien Covid-19 mengalami ruam kulit dalam bentuk beragam.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
Virus CoronaCovid-19Ruam KulitGejala
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved