Virus Corona
Nasib Malang Karyawan Start-up Terdampak Covid-19, Dipecat Lewat WhatsApp, Akhirnya Ditinggal Istri
Bagus pegawai startup yang berada di Jakarta harus rela kehilangan pekerjaannya yang belum genap satu bulan karena dampak pandemi Covid-19.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Claudia Noventa
Problem tak berhenti di situ, Bagus mengalami masalah baru karena kehilangan pekerjaannya.
Hubungan rumah tangganya memanas karena sering terjadi cekcok hingga akhirnya ia ditinggal istri dan anaknya yang pulang ke rumah mertuanya.
"Ini yang menyebabkan permasalahan baru di rumah tangga saya," kata Bagus.
"Akhirnya percekcokan demi percekcokan terjadi hingga titik balik dari semua percekcokan itu istri saya pergi meninggalkan saya, membawa anak saya kembali ke orangtuanya."
Bagus mengatakan dirinya tidak memiliki pilihan selain menetap di Jakarta.
Faktor dirinya memilih untuk menetap lantaran sudah tak lagi memiliki uang dan takut membawa penyakit apabila pulang kampung.
"Saya juga tidak ada rencana untuk mudik ke Jawa selain mengikuti imbauan dari pemerintah, saya sendiri juga tidak memiliki uang untuk pulang," ujar bagus.
"Jadi saya pikir saya lebih baik di Jakarta daripada saya pulang membawa penyakit ke sana," sambungnya.
• Banyak PHK akibat Corona, Faisal Basri Sindir Kartu Prakerja: Kursus Online Gak buat Mereka Kenyang
Lihat videonya mulai menit awal:
Jokowi Minta Kartu Prakerja Prioritaskan Korban PHK
Di sisi lain Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengintruksikan agar program Kartu Prakerja diutamakan bagi masyarakat yang dirumahkan atau korban putus hubungan kerja (PHK).
Hal ini disampaikannya pada rapat terbatas yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (30/4/2020).
Dalam rapat tersebut, dibahas mengenai dampak Covid-19 terhadap sektor ketenagakerjaan di Indonesia.
Menurut penuturan Jokowi, hingga saat ini, sebanyak 1 juta lebih pekerja informal telah dirumahkan dan 375.000 pekerja formal terkena PHK.
Dilansir akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (30/4/2020), Jokowi meminta kepada seluruh jajarannya yang berwenang untuk melakukan penyaringan penerima Kartu Prakerja.
• Didi Kempot Meninggal Dunia, Warga Suriname Ikut Berduka: Dia Berkontribusi Melestarikan Bahasa Jawa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/bagus-pegawai-startup-yang-berada-di-jakarta.jpg)