Virus Corona
Tetap Aman dari Virus Corona saat Belanja di Pasar Tradisional, Ini 6 Panduan Versi BPOM
Pandemi Covid-19 di Indonesia belum juga usai, dan belum diketahui secara pasti kapan pandemi ini akan berakhir.
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Pandemi Virus Corona di Indonesia belum juga usai, dan belum diketahui secara pasti kapan akan berakhir.
Tetapi aktivitas yang terdapat di pasar tradisional mau tak mau masih terus berlangsung.
Karenanya, pasar tradisional adalah salah satu tempat yang berpotensi besar dalam penularan Virus Corona.
Inilah tempat bertemunya pedagang dan pembeli, serta barang dagangan dan bahan makanan yang tak terhingga jumlahnya.
Transaksi penukaran barang dan kontak fisik meningkatkan risiko tertularnya Covid-19.
• Singgung Perppu Corona, Refly Harun Pertanyakan Apakah Dana Kartu Prakerja Ikut Pengeluaran Covid
Oleh karena itu, Badan POM RI telah mengeluarkan panduan pencegahan Covid-19 di pasar tradisional.
1. Berjualan dengan sehat
Pastikan Anda sebagai penjual dalam keadaan atau kondisi yang sehat.
2. Jangan lupa...
Pedagang atau penjual di pasar jangan lupa dan harus memakai masker, celemek, sarung tangan dan alas kaki yang tertutup agar badan selalu bersih dan tidak mengontaminasi pangan.
3. Hindari kontak langsung
Gunakan penjepit makanan, sendok, garpu untuk memilih atau mengambil makanan.
Upayakan agar makanan jangan langsung bersentuhan dengan tangan.
Serta, pastikan makanan selalu terbungkus atau tertutup dengan rapi.
• DPR Disebut Pasif Terhadap Penanganan Corona, Najwa Shihab: Bersemangat Bahas RUU Pra Kerja
4. Cuci tangan
Setelah Anda sebagai pedangan memegang sesuatu.
Langsung cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama setidaknya 20 detik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pedagang-pasar-pagi-salatiga-yang-lakukan-physical-distancing-pada-lapaknya.jpg)