Virus Corona

Soal Mundurnya Stafsus Milenial Jokowi, BEM UIN Jakarta: Mereka Hanya Dijadikan Boneka Kecil

Presiden BEM UIN Jakarta, Sultan Rivandi tanggapi mundurnya dua Stafsus Milenial Presiden Jokowi, yaitu Andi Taufan dan Belva Devara.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN Jakarta, Sultan Rivandi, saat ditemui di kampus UIN Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (25/9/2019). Dirinya menyebut keberadaan stafsus milenial Presiden hanya dijadikan sebagai boneka. 

Hal itu disampaikan Fahri Hamzah melalui tayangan YouTube Refly Harun, Jumat (1/5/2020).

"Karena kita mengambil demokrasi dan kita mengadopsi kapitalisme, maka rakus menjadi tradisi, menjadi kebiasaan kita," ucap Fahri.

"Itu juga yang dikoreksi ini sekarang kan karena manusia itu telah menghibur diri secara berlebihan."

Fahri Hamzah menilai, pemberantasan korupsi harus dilakukan dari hulu ke hilir.

"Sehingga kita berhadapan dengan sesuatu yang meminta kita untuk menurunkan standar kenikmatan yang selama ini kita lakukan," terangnya.

"Jadi kalau kita ini tidak punya falsafat tentang mengatur ini dari hulu ke hilir, dari falsafat sampai penegakan hukum sampai penindakan itu enggak bisa."

Melanjutkan penjelasannya, Fahri justru menyebut korupsi sebagai sebuah gaya hidup.

Karena itu, ia mengatakan semua pejabat publik harus mampu mengatur gaya hidup agar tak terlena dan terjerat kasus korupsi.

"Karena yang namanya korupsi itu life style," ujar Fahri.

Singgung PKS, Fahri Hamzah Bocorkan Tradisi Buruk yang Ada di DPR: Seperti Orang Main Catur

"Kita harus bisa mengatur gaya hidup kita dengan etika yang tinggi supaya kalau menjadi pejabat publik jangan conflict of interest."

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved