Virus Corona
Sunyi Ramadan di Tengah Pandemi Corona, Pengurus Masjid: Ini Ramadan Paling Menyedihkan
Suasana sepi semakin terasa di beberapa wilayah setelah diberlakukannya PSBB, termasuk tempat ibadah yang kini ditutup untuk menekan penyebaran Corona
Penulis: anung aulia malik
Editor: Ananda Putri Octaviani
"Terus salat berjamaah tarawih, terus sahur bersama, tapi untuk Ramadan tahun ini sangat berbeda sekali," ujar dia.
"Saya merasa kehilangan momen kebersamaan bersama para jamaah dari luar, buka bersama dengan para pengurus (masjid)," lanjut Fajri.
Sepi kegiatan, dan jamaah, Fajri saat ini mengisi kesehariannya dengan bersih-bersih, berdzikir, dan bersalawat.
• Sempat Menurun dalam 5 Hari Terakhir, Jakarta Alami Penambahan 2 Kali Lipat Kasus Corona
Nekat ke Masjid
Berbeda dengan di Tangerang, di Aceh nampak beberapa umat muslim yang masih nekat salat berjamaah.
Padahal per hari Senin (27/4/2020), jumlah kasus Covid-19 di sana telah mencapai angka 9 kasus, empat di antaranya berhasil sembuh, dan satu orang meninggal.
Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh masih mengizinkan umat muslim di Kota Serambi Mekkah tersebut untuk beribadah tarawih berjamaah di masjid, dengan syarat tetap mematuhi protokol penanganan Covid-19.
Peraturan tersebut di antaranya pembatasan waktu, dan menjaga kebersihan dengan menggunakan masker.
Putri Sarah, warga Aceh yang mengikuti salat tarawih berjamaah di masjid mengakui dirinya takut, namun tidak berlebihan.
"Takut pasti ada, tapi biasa saja," ucapnya.
Begitupula dengan Cut Nita yang merasa aman selama salat berjamaah karena telah melakukan anjuran penanganan Covid-19.
"Dengan memakai masker, nanti pulang langsung cuci tangan, Insyaallah hanya Allah yang menentukan semua," ujarnya.
• dr Tirta Jawab Seputar Konspirasi Covid-19: Bayangin 500 Kantong Jenazah di Depan Lu Sendiri
Arab Saudi Larang Tarawih karena Corona
Larangan salat Tarawih tidak hanya terjadi di Indonesia, Arab Saudi juga menerapkan peraturan serupa untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19.
Perintah untuk melaksanakan salat tarawih di rumah ini disampaikan oleh Menteri Urusan Keislaman Kerajaan Arab Saudi, Dr. Abdul Latif Al-Sheikh seperti dilansir oleh Tribunnews.com.
Seperti dikutip dari koran Al Riyadh, Minggu (12/4/2020), Al-Sheikh mengatakan bahwa tarawih saat Ramadan hanya akan dilakukan di rumah selama larangan salat berjemaah di masjid, termasuk salat fardu lima waktu, masih berlaku.
"Penangguhan salat berjemaah lima waktu di masjid lebih penting dari pada penangguhan salat tarawih. Kami memohon kepada Allah untuk menerima ibadah tarawih kita, baik dilakukan di masjid, atau di rumah, karena itu yang terbaik bagi kesehatan masyarakat," kata Al-Sheikh.
"Kami memohon kepada Allah yang Maha Esa untuk menerima doa kita semua dan melindungi manusia dari wabah yang menimpa dunia ini," lanjut dia lagi.
Simak video berikut mulai dari awal:
(TribunWow.com/Anung/Siscamawaski)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/suasana-sepi-semakin-terasa-di-beberapa-wilayah-setelah-diberlakukannya-psbb.jpg)