Breaking News:

Virus Corona

Prediksikan 200 Ribu Kasus Baru Virus Corona, Pakar Epidemiologi: Buat Apa Mudik kalau ke Alam Baka?

Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Pandu Riono kembali mengingatkan masyarakat soal risiko mudik di tengah pandemi Virus Corona.

YouTube KompasTV
Pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Pandu Riono dalam tayangan YouTube Kompas TV, Senin (27/4/2020). 

"Jadi buat apa mudik kalau akhirnya mudik ke alam baka? Itu yang jadi masalah."

Lantas, Pandu menyebut mudik di tengah pandemi hanya akan menambah masalah baru.

"Ya itu betul sih logikanya sederhana, tetapi kalau sudah terinfeksi atau menginfeksi saudaranya, orangtuanya, buat apa mudik?," terang Pandu.

"Karena ini kan memberikan masalah baru, kalau mudik hanya silaturahmi, semuanya sehat, semua menggembirakan itu menyenangkan sekali."

"Tapi kalau menjadikan mudik membuat masalah baru mungkin di hari raya kita menghadiri pemakaman saudara kita," tukasnya.

Simak video berikut ini menit ke-20.48:

Nekat Lewat 'Jalan Tikus'

Di sisi lain, sebelumnya Pemimpin Redaksi tvOne, Karni Ilyas angkat bicara soal larangan mudik yang disampaikan pemerintah jelang Hari Raya Idul Fitri.

Terkait larangan tersebut, Karni Ilyas menyebut pemerintah harus mengerahkan aparat kepolisian tidak hanya dijalur utama menuju daerah.

Namun, juga di wilayah yang memiliki 'jalan tikus' bagi para pemudik.

Jika penjagaan dilakukan sampai dengan 'jalan tikus', Karni Ilyas menilai larangan mudik akan berhasil diterapkan.

 Denda Rp 100 Juta Menanti Warga yang Nekat Mudik, Berikut Kriteria Pemudik yang akan Diberi Sanksi

Melalui tayangan YouTube tvOneNews, Senin (27/4/2020), Karni Ilyas mulanya menyinggung soal banyaknya penilaian negatif soal penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Dan ini banyak yang khawtair PSBB enggak akan efektif, nanti begini begitu," kata Karni Ilyas.

Menurut dia, kebijakan larangan mudik sangat tepat dilakukan.

Karni Ilyas menilai, dengan kebijakan tersebut bisa memutus rantai penyebaran Virus Corona di daerah.

Halaman
123
Tags:
Virus CoronaCovid-19Mudik
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved