Terkini Nasional
Refly Harun Sayangkan Alasan Pengunduran Diri Andi Taufan dari Stafsus Milenial: Tidak Mau Mengaku
Refly Harun menyoroti alasan pengunduran diri Andi Taufan dari posisi Stafsus milenial.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
"Pengunduran diri ini semata-mata dilandasi keinginan saya yang tulus untuk dapat mengabdi secara penuh kepada pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama yang menjalankan usaha mikro dan kecil." tulis Andi Taufan.
Refly lalu menyoroti bagaimana Andi Taufan tidak mengerti apa tugasnya sebagai Stafsus milenial, dan telah bertindak di luar wewenangnya.
"Pertama dia tidak tahu Tupoksi staf khusus presiden sehingga ikut cawi-cawi dalam implementasi sebuah kebijakan, lalu kemudian menunjuk perusahaannya sendiri, menggunakan kop sekretariat kabinet," kata dia.
"Jadi alasannya adalah karena dia ingin terjun ke masyarakat, dan lain sebagainya, jadi kurang gentle juga," sambungnya.
Refly menjelaskan ia menduga masih banyak skandal-skandal seperti Andi Taufan di dalam tubuh pemerintahan yang belum terekspose ke publik.
Seperti yang telah diketahui kini sudah ada dua Stafsus milenial yang telah mengundurkan diri dari jabatan mereka.
• Rocky Gerung Soroti Dukungan Menhan pada Jokowi: Bukan Memuji, Beban Psikis Presiden Diambil Prabowo
Pertama adalah Belva Syah Devara sekaligus CEO Ruang Guru, ia telah menyatakan mengundurkan diri dari posisi Stafsus.
Pernyataan tersebut ia sampaikan lewat akun sosial medianya, pada Selasa (21/4/2020).
Ia mengatakan alasan dirinya mundur karena tidak ingin pemerintah dipusingkan oleh masalahnya yang dituding mengambil kesempatan untuk meraup keuntungan lewat keterlibatan Ruang Guru dalam program Kartu Prakerja.
Dikutip dari unggahan akun Instagram @belvadevara, Selasa (21/4/2020), Belva mengakui enggan membuat beban pikiran presiden tambah berat, maka dari itu ia memutuskan untuk mundur.
Namun dirinya juga mengklarifikasi bahwa ia sama sekali tidak memanfaatkan jabatan Stafsus untuk kepentingan Ruang Guru.
Kemudian Andi Taufan Garuda Putra yang merupakan CEO dari PT Amarta Fintek Mikro sempat menjadi perhatian publik, lantaran beredarnya surat tulisannya.
Surat yang berkop Sekretariat Kabinet tersebut meminta para camat untuk memberikan dukungan terhadap perusahaannya dalam penanggulangan pandemi Covid-19.
Langkah tersebut lantas menuai kritik lantaran sudah menyalahi kewenangan Stafsus yang seharusnya hanya bisa memberikan saran ke dalam, dan bukan berupa perintah.
Menyusul Belva, Andi pun akhirnya ikut mengundurkan diri.
Ia mengatakan pengunduran dirinya telah ia sampaikan kepada presiden pada Jumat (17/4/2020).
Lihat videonya mulai menit ke-7.45:
(TribunWow.com/Anung)