Terkini Nasional
Belva Devara Mundur dari Stafsus Milenial Jokowi, Ini Perjalanan Kariernya hingga Jadi CEO Ruangguru
CEO Ruangguru, adamas Belva Syah Devara menyatakan mundur dari Staf Khusus Presiden, begini perjalanan kariernya.
Editor: Rekarinta Vintoko
Keduanya merupakan beasiswa penuh berbasis prestasi.
Dengan beasiswa pula, dia mampu mendapat gelar sarjana Bisnis dan Ilmu Komputer di Nanyang Technological University Singapura.
Saat itu, dia memenangkan medali emas 3 kali lipat untuk melengkapi kedua kelompoknya secara akademis selama 4 tahun di universitas.
Sebanyak 17 gelar kehormatan telah diterima Belva sejauh ini.
• Pesan Yenny Wahid untuk Andi Taufan dan Belva Devara: Pemerintah atau Pengusaha, Tidak Bisa Digabung
Yang terbaru, Belva masuk dalam daftar 40 Under 40 versi Majalah Prestige pada Oktober 2018 dan Asean 40 Under 40 versi Asean Advisory pada Juli 2018.
Di tahun 2017, Belva juga masuk dalam daftar 30 Under 30 versi Majalah Forbes.
Karyanya diliput secara luas oleh media lokal maupun internasional.
Alasan awal pendirian Ruangguru
Berdirinya Ruangguru bermula dari keprihatinan Belva pada sistem pendidikan.
Menurut Belva, banyak anak-anak Indonesia yang punya potensi besar, namun tak punya banyak kesempatan untuk berkembang.
Kualitas pendidikan yang rendah jadi faktor utamanya.
Bahkan pendidikan di kota besar seperti Jakarta saja, jauh tertinggal dengan pendidikan di negara-negara maju.
"Salah satu Professor dari Harvard University, dia bikin artikel menghitung level pendidikan anak-anak Jakarta itu dimana lalu dibandingkan negara maju," ujar Belva saat menjadi pembicara dalam acara DBS Asian Insight Conference, Februari 2019 lalu.
Ternyata untuk mengejar ketertinggalan butuh waktu 128 tahun. Luar biasa tertinggal," sambung dia.
Penyebabnya, tentu saja mulai dari infrastruktur sekolah yang memadai, kurangnya guru yang berkualitas, hingga minimnya buku bacaan.