Virus Corona

Sempat Jalankan Salat Jumat di Masjid, Warga Positif Covid-19 di Tasikmalaya Meninggal Dunia

Seorang pasien positif Covid-19 di Tasikmalaya meninggal dunia setalah menjalani perawatan selama dua hari.

Kanal Youtube tvOneNews
Seorang pasien positif Covid-19 di Tasikmalaya meninggal dunia pada Minggu (19/4/2020) setalah menjalani perwatan selama dua hari. 

TRIBUNWWOW.COM - Pasien positif Covid-19 di Tasikmalaya meninggal dunia pada Minggu (19/4/2020) setelah menjalani perawatan selama dua hari.

Irionisnya, sebelum dilarikan Rumah Sakit Tasik Medika Citratama (RSTMC) karena demam dan sesak nafas, korban sempat menjalankan salat Jumat berjamaah di lingkungan rumahnya.

Oleh karena itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus, segera bertindak cepat melakukan tracking di wilayah korban tinggal.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, memberikan keterangan terkait  pasien positif Covid-19 yang meninggal.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, memberikan keterangan terkait pasien positif Covid-19 yang meninggal. (Kanal Youtube tvOneNews)

3 Anjuran WHO agar Tetap Aman Berpuasa di Bulan Ramadan dari Ancaman Virus Corona

Dikutip TribunWow.com dari kanal TVone Senin (20/4/2020), Uus mengatakan pihaknya akan segera melakukan wawancara mendalam dengan keluarga terkait riwayat perjalanan dan sosialisasi korban selama beberapa waktu terakhir.

"Tracking yang akan kita lakukan mungkin satu minggu lalu barangkali Beliau melakukan peribadatan di salah satu masjid nah ini akan kita lihat nanti dalam hasil wawancara kepada keluarga," terang Uus.

"Nah ini akan kita lihat nanti dalam hasil wawancara dengan keluarga atau orang-orang terdekat di tempat di mana dia tinggal."

"Akan kita lakukan pengukuran data lebih dalam lagi kalau memang mengikuti Salat Jumat di sana maka tentu akan kita lakukan tracking," tambahnya.

Diketahui, istri korban saat ini juga di rawat di ruang isolasi RS dr. Sukarjo Tasikmalaya dan diduga ikut terjangkit Covid-19.

Sementara itu Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, mengatakan pasien positif Covid-19 yang meninggal, Minggu (19/4/2020) pagi, kerap pulang-pergi ke kawasan Zona Merah.

Menurut Budi, almarhum diketahui mempunyai riwayat pulang-pergi ke kawasan Zona Merah sekitar Jabodetabek.

Yuli Menangis, Keluarganya Tak Makan 2 Hari karena Diam di Rumah saat Corona: Hanya Allah yang Tahu

Waspada Gelombang Kedua Penularan Virus Corona, Epidemiolog: Sulit Dihindari, Masih Rawan

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved