Virus Corona
Kisah Sunarsih Nenek Penjual Nasi Pecel Sumbang Celengan Umrah Buat Atasi Covid-19: Uang Bisa Dicari
Sunarsih, penjual nasi pecel, rela menyumbangkan celengan umrahnya untuk membantu penanganan Virus Corona. Menurutnya, uang bisa dicari lagi.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Aksi mulia Sunarsih (55) warga Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo patut dijadikan teladan.
Di tengah pandemi Virus Corona, Sunarsih yang merupakan penjual nasi pecel, rela menyumbangkan celengan umrahnya untuk membantu penanganan Virus Corona.
Celengan tersebut telah 3 tahun ia kumpulkan, demi bisa berangkat ke tanah suci.
• Akui Data Penerima Bansos Tak Akurat, Pemkot Depok: Tak Ada Waku Buat Verifikasi Lapangan
Namun, karena melihat banyak orang lebih membutuhkan bantuan, celengan tersebu ia berikan kepada pemerintah.
Naik motor sendirian ke kantor wali kota, wanita berjilbab hitam ini membawa celengan plastik berwarna merah.
“Ini tabungan saya untuk bekal berangkat umrah. Saya kumpulkan selama tiga tahun."
"Sepertinya dalam waktu dekat tidak mungkin ada umrah. Isinya uang koin Rp 1.000,” kata Sunarsih kepada Kompas.com di lokasi, Senin.
Nenek Sunarsih merelakan celengannya setelah melihat berita bocah menyumbangkan tabungan kepada pemerintah untuk digunakan menangani wabah corona.
Sunarsih semula bingung mau menyalurkan ke mana sumbangannya tersebut karena khawatir ditipu.
• Fakta PDP Virus Corona di Tegal Kabur dari Ruang Isolasi RS, Dibantu sang Istri hingga Terekam CCTV
Atas saran warga, dia berinisiatif menyerahkan langsung kepada Pemkot Probolinggo dan diterima langsung oleh wali kota.
Omzet usaha nasi pecel Sunarsih sebenarnya juga turun.
Jika pada hari biasa dia menghabiskan lima kilogram beras, sejak pandemik corona dagangannya tak sampai menghabiskan tiga kilogram beras.
Sunarsih tak khawatir soal uang untuk berangkat umrah.
Sebab, urusan rezeki sudah diatur oleh Tuhan.
Sunarsih berharap bantuannya itu bisa berguna.