Virus Corona
Saat Warga AS Ramai Turun ke Jalan Tuntut Gubernur Cabut Lockdown: Waktunya untuk Membuka Kembali
Warga Amerika ramai lakukan demonstrasi untuk menyerukan pencabutan lockdown pada Sabtu (18/4/2020).
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Warga Amerika ramai lakukan demonstrasi untuk menyerukan pencabutan lockdown pada Sabtu (18/4/2020) meski pun pandemi telah 'mengoyak' negara itu.
Melansir Daily Mail, ribuan orang tampak berlomba-lomba berlari ke tepi pantai Florida setelah Gubernur Ron DeSantis memberi 'lampu hijau' bagi kota itu untuk membuka kembali pantai dan taman jika mereka menganggapnya aman.
Semua itu terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuka kembali perekonomian negaranya yang lumpuh akibat lockdown untuk menghentikan penularan Virus Corona.
• Saat Donald Trump Pertanyakan Apakah China Sengaja Ciptakan Krisis Covid-19: Ada Konsekuensinya
Presiden Trump juga memberikan tiga kali kicauan beruntun di Twitter, 'LIBERATE MINNESOTA!', 'LIBERATE MICHIGAN!', 'LIBERATE VIRGINIA' (Bebaskan Minnesota, Michigan, Virginia).
Trump juga mengecam Gubernur New York, Andrew Cuomo yang melayangkan kritik.
Trump mengatakan pada Cuomo agar pria itu lebih banyak bekerja daripada sekadar mengeluh.
Berulang kali Trump mengatakan kalau dirinya ingin membuka bisnis dan perekonomian AS dengan cepat.
Dia juga pernah mengklaim kalau presiden AS punya otoritas total terhadap permasalahan ini.
Klaim otoritas total itu mendapat sindiran dari mantan wakil presiden Joe Biden di Twitter.
Tak lama kemudian, Trump langsung mengoreksi ucapannya dan mengatakan bahwa peraturan pembukaan kembali (pencabutan lockdown) untuk memulihkan perekonomian AS ada di tangan para pemimpin negara bagian.
Pengunjuk rasa ingin lockdown dicabut
Sekitar 100 orang pengunjuk rasa di Pantai Huntington, California menentang perintah tinggal di rumah dan berkumpul dipusat kota untuk memprotes peraturan lockdown.
The Orange County Register melaporkan, beberapa pengunjuk rasa melantunkan nyanyian, "AS! AS! (Amerika Serikat!)" sementara pengendara pengemudi mendukung nyanyian itu dengan klakson mobil.
Seorang warga bernama Nicole Brown (50) di Costa Mesa mengatakan, "Kebebasan kami telah diraih dari kami. Orang-orang dikunci di rumah."
Menurut Brown, dia bersimpati pada pasien yang terinfeksi Covid-19 tapi dia percaya bahwa karantina harus bersifat opsional dan tidak diwajibkan dari negara.
• Beri Peringatan pada China soal Corona, Trump: Kesalahan Adalah Kesalahan, Harus Ada Konsekuensinya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/amerika-serikat-protes-unjuk-rasa-demo-texas-lockdown.jpg)