Virus Corona
Ikuti Imbauan Pemerintah, Pengurus Masjid Istiqlal Tiadakan Salat Tarawih saat Ramadan Berlangsung
Hindari penyebaran Virus Corona, pengurus Masjid Istiqlal tak adakan Salat Tarawih saat Ramadan.
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Selama bulan Ramadan nanti, pihak pengelola Masjid Istiqlal memutuskan untuk meniadakan shalat tarawih berjamaah dan aktivitas keagamaan lain.
Hal ini untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19.
Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Protokol Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah saat dihubungi Minggu (19/4/2020), seperti dilansir oleh Kompas.com.
• Virus Corona Belum Usai Jelang Ramadan, Arab Saudi Larang Warganya Salat Tarawih di Masjid
Abu mengatakan keputusan tersebut diambil dalam rapat yang dilakukan oleh pengurus internal Masjid Istiqlal.
Total ada 17 program yang tak akan dilaksanakan, di antaranya adalah buka bersama, iktikaf, dan tausiah.
"Jadi untuk shalat tarawih, itu semua dibatalkan ya, sudah resmi kemarin kami rapat, sudah enggak ada," ujarnya.
Menurut Abu, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan imbauan dari Kementerian Agama, Gubernur DKI Jakarta dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait penghentian kegiatan keagamaan di tempat ibadah demi mencegah penularan Covid-19.
• 5 Cara Hindari Kulit Kering saat Puasa Ramadan, Perbanyak Sayur dan Buah ketika Sahur serta Berbuka
Untuk mengantisipasi kedatangan para jamaah, pihak pengelola juga sudah melakukan penutupan gerbang masuk dan memasang tulisan imbauan di kawasan masjid.
"Sudah ada imbauan, sudah ditutup, banner-banner gede juga sudah dipasang. Insyaallah sejak kami tutup kemarin yang pertama sampai tanggal 19 April, terus diperpanjang lagi ke 24 April itu enggak ada yang datang," kata Abu.
Namun, dari 17 program tersebut, pengelola Masjid Istiqlal mengusahakan kegiatan santunan yatim dan zakat fitrah tetap bisa berjalan selama Ramadhan.
• Antisipasi Corona, Masjid Istiqlal Kembali Tak Gelar Salat Jumat, Pintu Ditutup Dijaga oleh Polisi
Dua program tersebut akan dilaksanakan secara daring dan tidak mengumpulkan atau mendatangkan masyarakat di kawasan masjid.
"Itu santunan yatim daftarnya online, enggak kaya sebelumnya mereka berkumpul. Sudah ada portalnya, sudah ada linknya yang kami kasih," ujar Abu.
"Kalau untuk santunan sudah setiap tahun kan, sudah ada pengurus-pengurus yang memang sudah bekerja sama dengan kami."
"Kemudian zakat fitrah bisa mereka transfer lalu kami salurkan seperti penyalurkan hewan qurban nanti. Jadi diantarkan, masyarakat tidak datang kesini ngambilnya," ucap dia. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Masjid Istiqlal Tidak Gelar Tarawih dan Buka Puasa Bersama Selama Ramadhan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/masjid-istiqlal_20170224_220451.jpg)