Puasa Ramadan 2020
6 Tips Mudah agar Bibir Tak Mudah Pecah-pecah saat Puasa Ramadan: Kurangi Makanan Pedas dan Asin
Saat berpuasa pada bulan Ramadan, tubuh sering kekurangan cairan hingga menyebabkan bibir pecah-pecah atau kering.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
Kafein memiliki efek deuretik yang dapat meningkatkan produksi urin sehingga dapat membuang garam dan air dari tubuh.
Selain itu, kafein dapat meningkatkan rasa haus.
Sehingga, saat sahur dianjurkan minum air putih dengan kurma.
• Segera Hentikan Puasamu jika 6 Tanda Ini Terjadi di Tubuhmu, Jangan Paksakan!
2. Berbuka puasa dengan banyak buah dan sayuran
Makan buah-buahan dan sayuran tidak hanya baik untuk kesehatan Anda, tetapi juga membantu menghindarkan dehidrasi.
Buah-buahan dan sayuran tertentu memiliki kandungan air yang tinggi.
Sehingga akan menyegarkan kembali tubuh Anda setelah seharian berpuasa.
Buah dan sayuran yang baik untuk dimakan selama puasa adalah semangka, mentimun, seledri, tomat, dan belimbing.
Buah-buah tersebut dapat membantu Anda tetap terhidrasi dengan kadar air yang tinggi.
3. Hindari makanan pedas atau asin
Makanan pedas dan asin dapat meningkatkan kebutuhan tubuh Anda akan air.
Jadi ketika sahur kurangilah porsi makanan yang bersifat pedas atau asin.
Saat memasak di bulan puasa, cobalah untuk tidak menggunakan terlalu banyak garam atau rempah-rempah terlalu banyak.
• Tips untuk Ibu Hamil yang Jalankan Puasa Ramadan, Waspadai Kondisi Tubuh Berikut
4. Hindari meminum air yang banyak sekaligus
Minum air yang banya dalam sekali waktu akan menyebabkan tubuh Anda segera mengeluarkannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/makanan-pedas.jpg)