Virus Corona
BIN Sebut Tren Kasus Corona Kian Menurun, Akurasi Prediksi 99 Persen: Naik Kalau Ada Orang ke Daerah
Wawan Purwanto Deputi VII Kominfo BIN menjelaskan apa saja faktor-faktor yang menyebabkan angka Covid-19 di Indonesia terus mengalami penurunan.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Ananda Putri Octaviani
"Biasanya terjadi pergerakan naik kalau ada pergerakan orang ke daerah," ujar Wawan.
Guna menyelesaikan kasus pandemi Covid-19 di Indonesia, Wawan meminta agar masyarakat terus bisa mematuhi saran dari pemerintah.
"Sekarang kita ingin masyarakat ikutilah, disiplin lah apa yang disampaikan oleh pemerintah, kemudian alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh-tokoh lainnya," paparnya.
Selanjutnya presenter acara tersebut mengklarifikasi kepada Wawan soal akurasi prediksi BIN yang mencapai 99 persen, serta efektivitas PSBB dalam mengurangi angka Covid-19.
Wawan mengiyakan soal tingkat akurasi prediksi BIN yang tinggi.
Ia juga membenarkan bahwa PSBB memiliki dampak yang nyata terhadap penurunan angka kasus Covid-19.
"Betul, jadi kita langkah-langkah antara lain mengajak cuci tangan," kata Wawan.
"Kemudian menjaga jarak, tidak ada pergerakan ke daerah," pungkasnya.
• Waspada Predator Seksual Manfaatkan Corona, Reza Indragiri: Kunjungan Situs Pornografi Meningkat
Simak videonya mulai menit awal:
UI Prediksi Puncak di Bulan Ramadan
Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Pandu Riono memprediksi persebaran Virus Corona di tanah air akan mencapai puncaknya pada bulan Ramadan mendatang.
Hal itu disampaikan Pandu Riono dalam Satu Meja The Forum di kanal Kompas TV, Rabu (15/4/2020) melalui sambungan Skype.
Prediksi tersebut berdasarkan pada semakin tingginya intensitas test yang telah dijalankan pemerintah.

Selain itu intensitas PSBB yang dilakukan suatu daerah juga bisa menjadi dasar prakiraan angka tertinggi penularan Covid-19 di Indonesia.
Asumsinya, apabila angka tertinggi itu bisa segera diketahui, maka tugas untuk segera menurunkan angka penularan tersebut akan semakin efektif.
"Epidemi ini memuncak, dengan kita sekarang sudah moderat maksudnya dengan intensitas dengan PSBB dan test sudah mulai meningkat itu di harapkan pada waktu di bulan Ramadan itu akan mulai meningkat tinggi," ujar Pandu Riono.
Di samping itu, apabila nanti di bulan Ramadan Covid-19 ini benar-benar mencapai angka tertingginya, maka akan segera bisa dirunkan dan menghindari angka penularan maksimal yang ditakutkan yaitu 1 juta kasus.