Virus Corona
Sedikit Terkekeh, Pengamat Kebijakan Publik Sebut PSBB di Jakarta Belum Efektif: Masih Sama Saja
Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah menilai pemberlakuan PSBB di Jakarta belum maksimal.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
Meski demikian diperlukan sosialisasi terlebih dahulu sebelum memberikan penegakan hukum lebih tegas.
Pasalnya PSBB ini menyangkut seluruh lapisan masyarakat.
"Tetapi perlu diingat, penegakan hukum sendiri harus melibatkan aspek-aspek yang lebih luas," pungkasnya.
• Rapid Test Positif, ABK KM Kelud Sempat Menolak Dikarantina, Kapolresta: Alasan Jauh dari Keluarga
Lihat videonya mulai menit ke-10:20:
Anies Tegaskan Ada Sanksi saat PSBB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan bahwa warga yang nekat tidak menaati aturan akan mendapat sanksi.
Hal itu diungkapkan Anies Baswedan melalui sambungan video call dengan acara Satu Meja The Forum Kompas TV pada Rabu (8/4/2020).
• Agus Pambagio Nilai Pemerintah Tak Lambat tapi Berkelok-kelok soal Corona: Ya Sudah Saya Pilih Diam
Anies Baswedan mengatakan, pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) sudah bekerja sama dengan TNI dan aparat kepolisian.
Akan ada patroli selama masa PSBB berlaku.
"Betul ada sanksi itu di Pasal 93, jadi begini Pemprov dengan Polisi dan TNI akan melakukan patroli dan kita akan melakukan sosialisasi," ujar Anies.
Ia menegaskan bahwa pembatasan itu dilakukan demi kepentingan bersama.
"Jadi apa yang kita kerjakan itu mengamankan seluruh warga jadi kami berharap sekali ini dipandang sebagai tanggung jawab bersama."
"Ini bukan kita mau membatasi, misalnya membatasi lalu lintas karena kepentingan A,B,C ini melindungi setiap warga," jelas dia.
• Isolasi Diri Serumah Bersama ODP dan PDP Virus Corona? Lakukan Tips Jaga Kebersihan Berikut
Gubernur 50 tahun ini meminta agar masyarakat bahwa semuanya itu bisa berpotensi tertular dan menularkan.
"Dan kalau Anda bepergian Anda potensi tertular, Anda potensi menularkan."
"Pelarangan itu bukan demi orang lain, pelarangan itu demi kita semua kok," imbaunya.