Virus Corona
Bahas PSBB, Agus Pambagio Minta Negara Serius Urus Bansos: Ini Orang Lapar, Jangan Main-main
Agus Pambagio meminta pemerintah segera mengurus bantuan kepada masyarakat supaya PSBB di Jakarta dapat berjalan dengan lancar
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Ia juga menyarankan pemerintah dapat merangkul swasta untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang terdampak Covid-19.
• Dokter Pribadi Ungkap Kondisi Gubernur Papua Lukas Enembe: Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Rutin
"Urusan pemerintah tanggung jawab," kata Agus.
"Kalau perlu swasta minta (diminta) segera panggil hari ini pemiliknya, minta bahwa dalam satu bulan ini Anda harus kasih makan wilayah mana terserah."
"Tetapi dikoordinir, dan jangan ada kerumunan massa, diantar ke rumah, siapa yang mengantar? Banyak yang bisa," lanjutnya.
Agus mengatakan Jakarta juga tidak perlu ada lagi kebijakan lain, karena justru akan malah menambah perdebatan.
Menurutnya apabila sanksi PSBB ditegakkan, maka aturan akan bisa berjalan dengan baik.
"Kalau itu dijalankan dengan baik, sanksinya ada, selesai," ucap Agus.
"Mudah-mudahan tidak separah yang sudah diprediksi teman-teman peneliti," sambungnya.
Agus kembali menekankan bahwa orang-orang datang ke Jakarta karena tidak memiliki pilihan sebab perusahaan tempat mereka bekerja masih mewajibkan mereka untuk masuk kantor.
"Mereka datang ke Jakarta karena kalau tidak masuk mereka dipotong (gaji), atau bahkan dipecat," katanya.
Simak video berikut ini mulai menit awal:
Jokowi Jamin Bansos Bukan Bualan
Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan statement tegas terkait masalah bantuan untuk warga terdampak Virus Corona (Covid-19).
Pernyataan tersebut ia keluarkan saat mengadakan Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Merdeka, Senin (13/4/2020).
Pada kesempatan tersebut, Jokowi mengatakan akan menjamin pada minggu ini, seluruh bantuan kepada masyarakat akan tersalurkan.

• Sempat Viral, Kini Polisi Telah Amankan Oknum Driver Ojol yang Provokasi Berlaku Beringas
Dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (13/4/2020), awalnya Jokowi menyampaikan instruksinya kepada Menteri Sosial Juliari Batubara, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.