Terkini Nasional
Sempat Viral, Kini Polisi Telah Amankan Oknum Driver Ojol yang Provokasi Berlaku Beringas
Seorang driver Ojol memprotes pemerintah soal pandemi Corona di Jakarta, dan juga provokasi akan berlaku beringas apabila keadaan tak kunjung membaik
Penulis: anung aulia malik
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Sebuah video pengemudi Ojek Online (Ojol) melakukan protes terhadap pemerintah sempat menjadi viral di media sosial.
Video tersebut menampilkan beberapa pengemudi Ojol sedang berkumpul di sebuah tempat di luar ruangan, lengkap dengan atribut Ojol yang mereka gunakan.
Di antara beberapa pengemudi Ojol tersebut, terdapat satu orang pria mengenakan jaket Ojol, menyampaikan protesnya ke pemerintah atas kondisi Jakarta yang kini tengah diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

• Fakta Polisi yang Viral karena Ludahi Pengendara Mobil di Medan, Kapolres Langsung Minta Maaf
Dikutip dari Kompas.com, Senin (13/4/2020), protes yang disuarakan oleh pria tersebut berisi pernyataan-pernyataan yang kontroversial, dan cenderung bernada provokasi yang dapat memicu kerusuhan.
Setelah sempat viral, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan kini pria yang berorasi di dalam vido tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian.
"Sudah ditangkap," kata Yusri saat dikonfirmasi.
Pada video tersebut hanya terdapat satu orang yang berorasi, dan mengeluarkan pernyataan-pernyataan provokatif.
Namun Yusri belum menjelaskan berapa orang yang diamankan oleh polisi, atas kejadian tersebut.
Berikut ini adalah protes yang disuarakan oleh pengemudi Ojol tersebut.
Pertama, ia meminta perhatian dari politisi, dan partai politik atas kejelasan nasib mereka.
"Saya menegaskan kembali kepada pemerintah pusat beserta jajarannya, para politisi partai, petinggi partai beserta jajarannya, ke mana hati nurani kalian," kata salah satu pengemudi ojol dalam video yang sempat viral di media sosial.
"Saat ini kami bagian dari bangsa Indonesia menderita atas dampak wabah Covid-19," lanjutnya.
Kemudian ia mengeluhkan bagaimana kondisi dirinya, dan rekan-rekan Ojol yang tengah kesusahan akibat kondisi Covid-19.
Namun nada keluhan yang disampaikan oleh pria tersebut bernada provokatif, dan cenderung mengancam bahwa keadaan sulit, mampu mendorong seseorang berlaku brutal.
"Ingat, lapar bisa membuat orang menjadi beringas, lapar bisa mematikan pikiran, membutakan mata hati," ucap pengemudi Ojol itu.