Kabar Tokoh
Aksinya Beri Imbauan pada Camat Seluruh Indonesia Dinilai Lampaui Kewenangan, Andi Taufan Minta Maaf
Staf Khusus Presiden Andi Taufan meminta maaf atas tindakannya saat mengimbau para perangkat desa di seluruh Indonesia.
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Rekarinta Vintoko
Nadirsyah menganggap apa yang dilakukan Andi keliru dan membebani Jokowi.
"Yg dilakukan oleh staf khusus milenial Presiden ini keliru. Andi Taufan Garuda Putra salah administrasi memakai kop surat Sekretaris Kabinet. Juga salah menunjuk perusahaannya sendiri. Kesalahan ini tolong jangan diulangi ya Mas. Anda malah menambah beban Pak Presiden," tulisnya di akun Twitternya @na_dirs.
• Singgung Staf Khusus Presiden, Effendi Gazali Ungkap Kabar Gembira soal Virus Corona: Jangan Ngotot
Atas viralnya surat tersebut, Andi kemudian membuat klarifikasi dan pernyataan.
Dalam suratnya tertanggal 14 April 2020, Andi menyampaikan permintaan maaf.
Bukan cuma itu, ia pun memutuskan untuk menarik surat tersebut.
Ia juga berterima kasih atas masukan yang diberikan oleh sejumlah pihak kepadanya.
Menurut Andi, hal yang dilakukannya bersama dengan PT Amartha murni atas dasar kemanusiaan, serta dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.
Ia menegaskan dukungan yang diberikan oleh perusahaannya itu tidak menggunakan APBN maupun APBD. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Suratnya ke Camat Viral dan Tuai Kritik, Staf Khusus Presiden Jokowi, Andi Taufan Minta Maaf