Virus Corona

Marak Dipakai Warga yang WFH, Keamanan Aplikasi Zoom Dipertanyakan, Apakah Ada Masalah Privasi?

Pihak berwenang Taiwan melarang PNS dan institusi publik menggunakan Zoom karena dianggap 'tidak aman'. Sebenarnya, seberapa aman Aplikasi Zoom?

play.google.com
Aplikasi Zoom, Rapat dan Belajar Via Online untuk Cegah Penyebaran Corona. 

TRIBUNWOW.COM - Jutaan orang di dunia memakai aplikasi Zoom sebagai alat konferensi video mereka.

Terutama ketika kini banyak masyarakat yang bekerja dari rumah (working from home/WFH) sejak Virus Corona merebak, dan aturan karantina wilayah diberlakukan di sejumlah negara.

Belakangan, kabar mengenai keamanan aplikasi Zoom banyak dipertanyakan, bahkan pihak berwenang Taiwan melarang para pegawai negeri sipil dan institusi publik menggunakannya karena dianggap 'tidak aman'.

Prihatin dengan Tenaga Medis, Warga Ciamis Ini Lelang Perabotannya untuk Ditukar dengan APD

Sikap Taiwan adalah kontroversi terkini menyangkut Zoom.

Akhir Maret lalu, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, juga menimbulkan polemik dengan membagikan gambar dirinya memimpin rapat Kabinet melalui aplikasi Zoom di akun Twitternya.

Sejumlah kalangan mempertanyakan seberapa aman pertemuan pemerintah menggunakan Zoom.

Zoom dengan marah mempertahankan catatan keamanannya, dan mengatakan mereka akan menjawab pertanyaan apa pun yang dimiliki pemerintah.

Mengapa dilarang?

Pelarangan Zoom oleh Taiwan dilakukan menyusul informasi bahwa lalu-lintas (traffic) komunikasi Zoom secara "keliru" dialihkan melalui China, yang masih menganggap Taiwan sebagai salah satu provinsinya.

Pihak berwenang Taiwan mengatakan badan publik tidak boleh menggunakan produk dengan masalah keamanan "seperti Zoom".

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved