Tips Kesehatan
Mengenal Penyakit Meningitis, Tanda-tanda, Gejala, hingga Penanganannya
Meningitis adalah peradangan selaput (meninges) yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang.
Editor: Claudia Noventa
Bakteri meningitis
Bakteri yang memasuki aliran darah dan melakukan perjalanan ke otak dan sumsum tulang belakang menyebabkan meningitis bakteri akut.
Tetapi itu juga bisa terjadi ketika bakteri langsung menyerang meninges. Ini mungkin disebabkan oleh infeksi telinga atau sinus, fraktur tengkorak, atau dalam kasus tertentu setelah menjalani operasi.
5 Faktor risiko meningitis
1. Melewatkan vaksinasi
Risiko meningitis akan meningkat bagi siapa saja yang belum menyelesaikan jadwal vaksinasi anak atau dewasa yang direkomendasikan.
2. Usia
Sebagian besar kasus meningitis virus terjadi pada anak-anak di bawah usia 5 tahun. Sedangkan, meningitis bakteri umum terjadi pada mereka yang berusia di bawah 20 tahun.
• Glenn Fredly Meninggalkan Mutia Ayu Tepat 40 Hari setelah Kelahiran sang Buah Hati
3. Hidup dalam lingkungan komunitas
Mahasiswa yang tinggal di asrama, anggota di pangkalan militer, dan anak-anak di sekolah berasrama dan fasilitas penitipan anak berisiko lebih besar terkena meningitis meningokokus.
Ini mungkin karena bakteri menyebar melalui rute pernapasan, dan menyebar dengan cepat melalui kelompok besar.
4. Kehamilan
Kehamilan meningkatkan risiko listeriosis - infeksi yang disebabkan oleh bakteri listeria, yang juga dapat menyebabkan meningitis.
Listeriosis meningkatkan risiko keguguran, lahir mati, dan kelahiran prematur.
• Postingan Terakhir Glenn Fredly sebelum Meninggal Dunia, Beri Ucapan Romantis ke Mutia Ayu
5. Sistem kekebalan tubuh terganggu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/sakit-kepala_20180528_135548.jpg)