Breaking News:

Virus Corona

Pakar UI Peringatkan Gelombang Dua Virus Corona jika Pemerintah Tak Ketat soal Social Distancing

Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Iwan Ariawan menilai bahwa pemerintah belum melakukan tindakan pencegahan Virus Corona secara ketat.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Lailatun Niqmah
AFP/Mizan
Ilustrasi perawat menangani pasien Virus Corona. Terbaru, Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Iwan Ariawan menilai bahwa pemerintah belum melakukan tindakan pencegahan Virus Corona secara ketat. 

TRIBUNWOW.COM - Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Iwan Ariawan menilai bahwa pemerintah belum melakukan tindakan pencegahan Virus Corona secara ketat.

Hal itu disampaikan Iwan Ariawan saat menjadi narasumber di acara Sapa Indonesia Malam Kompas TV pada Minggu (5/4/2020).

Menurut Iwan Ariawan, diperlukan pembatasan sosial berskala besar dengan ketat.

Daftar 7 Miliarder yang Sumbangkan Kekayaannya untuk Penanganan Covid-19, Jack Ma hingga Bill Gates

"Menurut kami belum, karena intervensi intensif itu kita perlu melakukan social distancing dalam skala besar dan ketat."

"Jadi artinya harus diawasi bukan hanya sukarela," ujar Iwan.

Selain itu diperlukan tes Covid-19 lebih besar namun tepat sasaran dan dengan metode yang menghasilkan akurasi tinggi.

"Kemudian kita harus melakukan tes yang banyak untuk mendeteksi orang-orang dengan Covid-19 yang positif, dan segera lakukan isolasi."

"Tentunya tes itu dilakukan juga pada orang-orang yang tepat dengan metode yang akurasinya tinggi," jelasnya.

Tak lupa, Iwan mengingatkan pemerintah agar menyiapkan fasilitas kesehatan.

"Kemudian kita juga harus menyiapkan fasilitas kesehatan kita, supaya nanti ini siap untuk pasien Covid-19 yang perlu dirawat di rumah sakit, apalagi yang perlu perawatan intensif itu yang perlu kita siapkan," kata dia.

Detri Warmanto Ungkap Curhatan Pilu Ojol: Kata Dia Lebih Baik Mati Corona daripada Mati Kelaparan

Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Iwan Ariawan memprediksi kapan berakhirnya Virus Corona di Indonesia.
Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Iwan Ariawan memprediksi kapan berakhirnya Virus Corona di Indonesia. (Channel YouTube Kompas TV)

Iwan mengatakan jika ikut campur pemerintah terhadap masalah ini kurang, maka tingkat kematian akan semakin tinggi.

"Kalau kita tidak melakukan intervensi intensif yang paling jelas kita akan lihat nanti adalah kematian akibat Covid-19 akan meningkat," ujarnya.

Selain itu bisa jadi akan ada gelombang dua penyebaran Virus Corona yang menyebar ke daerah-daerah.

Sehingga, ia merasa khawatir jika daerah-daerah ikut terkena lantaran layanan kesehatan di Indonesia tak merata.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved