Puasa Ramadan 2020
5 Tips agar Tak Dehidrasi saat Puasa Ramadan, Hindari Makanan Pedas dan Asin
Berikut beberapa tips menghindari dehidrasi saat berpuasa di bulan Ramadan dikutip dari The Star Online, Minggu (5/4/2020).
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Saat berpuasa pada bulan Ramadan, tubuh sering kekurangan cairan hingga menyebabkan dehidrasi.
Hal itu bisa terjadi akibat Anda kurang minum sebelum puasa.
Sedangkan, setiap orang minimal harus minum air minimal sebanyak delapan gelas per hari.
• Tetap Bekerja saat Ramadan? Berikut 7 Tips agar Tetap Semangat meski Berpuasa Penuh
Dehidrasi dapat menyebabkan pusing, lesu, sakit kepala hingga kelelahan.
Berikut beberapa tips menghindari dehidrasi saat berpuasa di bulan Ramadan dikutip dari The Star Online, Minggu (5/4/2020).
1. Hindari minuman yang mengandung kafein
Saat sahur, hindarilah minum-minuman yang mengandung kafein seperti teh maupun kopi.
Kafein memiliki efek deuretik yang dapat meningkatkan produksi urin sehingga dapat membuang garam dan air dari tubuh.
Selain itu, kafein dapat meningkatkan rasa haus.
Sehingga, saat sahur dianjurkan minum air putih dengan kurma.
• Segera Hentikan Puasamu jika 6 Tanda Ini Terjadi di Tubuhmu, Jangan Paksakan!
2. Berbuka puasa dengan banyak buah dan sayuran
Makan buah-buahan dan sayuran tidak hanya baik untuk kesehatan Anda, tetapi juga membantu menghindarkan dehidrasi.
Buah-buahan dan sayuran tertentu memiliki kandungan air yang tinggi.
Sehingga akan menyegarkan kembali tubuh Anda setelah seharian berpuasa.
Buah dan sayuran yang baik untuk dimakan selama puasa adalah semangka, mentimun, seledri, tomat, dan belimbing.
Buah-buah tersebut dapat membantu Anda tetap terhidrasi dengan kadar air yang tinggi.
3. Hindari makanan pedas atau asin
Makanan pedas dan asin dapat meningkatkan kebutuhan tubuh Anda akan air.
Jadi ketika sahur kurangilah porsi makanan yang bersifat pedas atau asin.
Saat memasak di bulan puasa, cobalah untuk tidak menggunakan terlalu banyak garam atau rempah-rempah terlalu banyak.
• Tips untuk Ibu Hamil yang Jalankan Puasa Ramadan, Waspadai Kondisi Tubuh Berikut
4. Hindari meminum air yang banyak sekaligus
Minum air yang banya dalam sekali waktu akan menyebabkan tubuh Anda segera mengeluarkannya.
Cara terbaik agar asupan air terjaga adalah sering-seringlah minum air ketika jam-jam tidak berbuka, seperti saat selepas magrib hingga sebelum sahur.
Pastikan untuk mendapatkan air yang cukup selama jam-jam tidak berpuasa demi menghindari dehidrasi.
5. Hindari paparan panas
Paparan panas matahari memang tidak bisa dihindari di iklim tropis sperti Indonesia.
Tetapi cobalah sebisa mungkin untuk menghindari panas
Temperatur yang panas dapat menyebabkan keringat, sehingga menyebabkan tubuh kehilangan cairan.
Cobalah untuk membatasi waktu Anda di luar ruangan dan tetap di tempat teduh atau lingkungan yang dingin.
• Jelang Ramadan 2020, Berikut Tips untuk Memilih Makanan yang Tepat saat Puasa
Tips Puasa bagi Penderita Diabetes
Berikut tips menjalani puasa bagi penderita Diabetes dikutip dari Healthxchange.sg, Jumat (3/4/2020):
1. Sebelum Anda berpuasa, ketahuilah bahwa tidak ada paksaan untuk berpuasa ketika sakit.
Surah Al Baqarah Ayat 184 - 185 menjelaskan bahwa puasa selama bulan Ramadan tidak wajib jika Anda memiliki penyakit kronis.
Puasa juga tidak wajib jika dapat membahayakan hidup Anda (misalnya mengalami gagal ginjal atau tengah mengandung).
Anda dapat memberikan kontribusi kepada orang miskin atau yang membutuhkan sebagai pengganti puasa selama bulan Ramadan.
2. Berkosuntasilah dengan dokter 2 bulan sebelum Ramadan soal cara berpuasa dengan aman.
Pergilah konsultasi ke dokter, apakah penyesuaian terhadap obat diabetes perlu dilakukan sebelumnya.
Selain itu, jangan berhenti minum obat diabetes tanpa anjuran dokter.
3. Lakukan uji coba puasa sebelum Ramadan
Uji coba puasa sebelum Ramadan dapat dilakukan untuk mengidentifikasi kemungkinan masalah selama puasa Ramadan.
Sebelum Anda melakukan uji coba puasa, diskusikanlah hal ini dengan dokter Anda.
• 7 Cara Mengurangi Bau Mulut saat Menjalankan Puasa Ramadan
4. Jangan lewatkan Sahur
Anda tidak boleh melewatkan makan sahur.
Jika Anda tidak sahur maka Anda tidak boleh berpuasa.
Cobalah makan secukupnya untuk sahur dan minum minuman yang tidak mengandung gula.
5. Cobalah untuk minum cairan yang cukup
Minumlah cairan yang bebas gula selama sahur dan berbuka untuk mengisi kembali cairan yang hilang pada siang hari.
Selain itu, minumlah air sebanyak 8 gelas sehari.
6. Pantau kadar glukosa darah saat Anda berpuasa
Periksalah apakah glukosa darah Anda dalam keadaan tinggi, rendah atau justru dehidrasi parah
Anda harus dapat mengenali kapan kadar glukosa darah Anda sedang tinggi, rendah atau dehidrasi parah.
7. Hentikan puasa dan gantikan pada hari lain saat Anda mengalami hal-hal berikut:
Tingkat glukosa darah
Glukosa darah <4,0 mmol / L selama puasa
Glukosa darah> 16 mmol / lL
Tanda-tanda hipoglikemia (glukosa darah rendah)
Perasaan tremor
Berkeringat
Palpitasi
Kelaparan
Pusing
Kebingungan
Gejala dehidrasi parah
Pusing (perasaan pingsan)
Kebingungan
8. Segera berbuka dan makanlah secukupnya
Berbuka puasa tidak harus ditunda.
Selain itu, cobalah untuk tidak makan berlebihan saat Anda berbuka puasa.
(TribunWow.com/Mariah Gipty)