Breaking News:

Virus Corona

Pasien Positif Corona di Prabumulih yang Berkeliaran Naik Ojek Buat Heboh, Begini Respons Keluarga

Warga Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, sempat heboh dengan adanya pemberitaan bahwa seorang pasien positif Virus Corona masih bebas keluar rumah.

Tayang:
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
TribunVideo/Radifan Setiawan
Ilustrasi Covid-19 atau Virus Corona 

TRIBUNWOW.COM - Warga Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, sempat heboh dengan adanya pemberitaan bahwa seorang pasien positif Virus Corona masih bebas keluar rumah tanpa diisolasi.

Diketahui, Kota Prabumulih memiliki tiga pasien yang dinyatakan positif terpapar Virus Corona, mereka yakni nomor 09 (42), pasien 10 (62) dan pasien 11 (60) yang merupakan satu keluarga.

Namun satu pasien yang berkode nomor 09 sempat membuat gempar masyarakat di Prabumulih lantaran tidak mengisolasi diri dan malah berpergian keliling kota.

Dinkes Benarkan Pasien Covid-19 sempat Keliling Kota Prabumulih Naik Ojek, Ini Alasan Tak Diisolasi

Pasien tersebut berkeliling dengan menggunakan jasa ojek untuk menuju rumah orang tuanya dan sempat singgah di beberapa tempat.

Sebenarnya, pasien tersebut sudah ditetapkan menjalani karantina mandiri di rumah karena tidak menujukkan gejala yang berat.

Menanggapi hal tersebut, keluarga dari pasien 09 yang juga merupakan pasien positif Virus Corona mengaku terpukul dengan adanya pemberitaan yang beredar.

Dilansir TribunSumsel.com, Jumat (3/4/2020), pasien nomor 10 dan 11 yang merupakan keluarga dari pasien 09, mengungkapkan bahwa saat ini mereka sedang dalam masa karantina di rumahnya.

Mereka menyanggah isu yang muncul seolah-olah mereka tidak patuh pada aturan pemerintah dan masih tetap nekat berkeliaran.

"Sebelum dinyatakan positif terpapar virus Covid-19, kami telah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dan saat itu ada dokter yang memperbolehkan kita keluar rumah," ujar pasien nomor 10.

"Kita tidak tahu jika dua hari kemudian dinyatakan positif, karena tidak ada gejala batuk, demam, sakit tenggorokan atau lainnya seperti yang dijelaskan tim medis," imbuhnya.

Nekat Pulang ke Solo, Pemudik Sudah Ditunggu Petugas dan Langsung Diangkut ke Tempat Karantina

Menurut pengakuan pasien nomor 10 tersebut, saat ini keluarganya merasa kesulitan mendapatkan pasokan makanan setelah ditetapkan positif oleh Gugus Penanganan Virus Covid-19 Pusat maupun Provinsi Sumsel.

Mereka mengatakan belum mendapat perhatian dari pemerintah setempat hingga saat ini.

"Kami berharap Pemerintah peduli dan perhatian, karena saat ini keluarga kami sangat membutuhkan makanan dan bahan pokok," kata pasien nomor 10.

Setelah adanya pemberitaan mengenai pasien nomor 09 yang ramai di media sosial, pasien nomor 10 dan istrinya mengaku telah meminta pada pemerintah yang berwenang untuk diisolasi di Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang.

"Hari ini, kita akan dibawa ke RSMH Palembang untuk diisolasi guna mendapatkan perawatan dan menghindari pemberitaan dari masyarakat yang dapat membuat mereka makin shock," ungkapnya.

Sebelumnya, pemberitaan mengenai pasien positif yang berkeliling kota menggunakan ojek tersebut sempat menggemparkan masyarakat di Prabumulih.

Sejak Jumat (3/4/2020), kabar tersebut menyebar di sejumlah media sosial seperti WhatsApp dan group Facebook.

Berikut bunyi pesan berantai yang ramai disebarkan di media sosial.

"Info (dari wag IDI Prabumulih, red) : Pasien positif no.9 masih beredar keluar rumah siang ini naik ojek ke Sukajadi ke rumah ortunya.
Ybs tidak isolasi di RS, bahkan keluar rumah naik ojek. Agar bapak/ibu agar lebih hati2 terutama yg menggunakan jasa ojek termasuk saat pesan antar makanan. #JustStayAtHome".

Demikian isi pesan berantai tersebut yang menyebutkan pasien 09 (istri almarhum) naik ojek.

Diketahui pasien 09 adalah istri dari pasien 02 yang telah meninggal pada Senin (23/3/2020) yang lalu.

Pasien 02 yang merupakan petugas kesehatan tersebut tertular saat melakukan kunjungan kerja ke Batam, lalu ia secara tak sengaja menularkan pada istri dan 2 keluarga lainnya.

Orang Sehat Kini Disarankan Memakai Masker untuk Cegah Corona, Gugus Tugas Covid-19: Pakai 2 Lapis

Dilansir Kompas.com, Sabtu (4/4/2020), Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan, Yusri yang dikonfirmasi melalui pesan singkat, membenarkan hal tersebut.

Ia menginformasikan bahwa pasien tersebut merupakan pasien 09 yang kini telah dievakuasi untuk dirawat di rumah sakit.

Bahkan pengemudi ojek pangkalan yang mengantar pasien tersebut sudah menjalani pemeriksaan untuk memastikan tertular Virus Corona atau tidak.

Yusri mengungkapkan bahwa pasien 09 tersebut telah dijemput oleh petugas berwenang dan akan segera menelusuri kontak lainnya.

"Yang saya terima dari masyarakat sepertinya ya, dan info terakhir sudah dijemput PSC Dinkes Prabu untuk menjalani isolasi di Rumah Sakit. Untuk sementara baru 1 orang, namun akan diupayakan semuanya," ujar Yusri.

Yusri menyebutkan, ketiga pasien penderita Virus Corona yang berada di Prabumulih tersebut menjalani isolasi mandiri di rumah karena tidak menunjukkan gejala yang berat.

Namun setelah adanya pemberitaan tersebut, pihaknya akan mengambil langkah tegas untuk mengisolasi ketiganya di rumah sakit.

"Sementara baru satu orang (dievakuasi), namun akan diupayakan semuanya. Silakan saja orang yang telah berinteraksi untuk lapor, biar tidak susah mencarinya. Di sinilah butuh kesadaran dan kejujuran agar penyebaran penyakit ini bisa dihentikan, sehingga kita kembali ke situasi yang normal," ujarnya. (TribunWow/Noviana)

Tags:
Virus CoronaPrabumulihCovid-19Sumatera Selatan
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved