Virus Corona
Penurunan Penumpang Capai 60 Persen, PT KAI Terus Kurangi Perjalanan Kereta dan Batalkan 133 Jadwal
PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), mencatat adanya penurunan penumpang sebanyak 63 persen selama pandemi Virus Corona berlangsung.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), mencatat adanya penurunan penumpang sebanyak 63 persen selama pandemi Virus Corona berlangsung.
Setiap harinya, PT KAI harus mengurangi pemberangkatan dan membatalkan sejumlah jadwal kereta.
Pembatalan tersebut bisa mencapai 243 jadwal perjalanan kereta tiap harinya.
Dilansir TribunWow.com dari Kompas, Rabu (1/4/2020), VP Public Relations PT KAI Yuskal Setiawan menyebutkan bahwa pihaknya hanya mengoperasikan 46 persen kereta dari jumlah total jadwal yang berlaku.
• Penumpang Menurun, PT KAI Batalkan 133 Jadwal Kereta Api per 2 April 2020, Berikut Daftarnya
“Seiring turunnya jumlah penumpang, KAI juga mengurangi jadwal perjalanan hingga hanya mengoperasikan 46 persen KA dari total 532 KA yang reguler kami jalankan setiap hari,” ujar Yuskal.
Ia mengemukakan bahwa jumlah penumpang jarak jauh dan lokal pada minggu pertama bulan Maret, mencapai 1.530.079 penumpang.
Namun setelah pengumuman pertama kasus Covid-19 di Indonesia pada Senin (2/3/2020), mulai terjadi penurunan pengguna kereta api.
Jumlah penurunan signifikan terjadi setelah pemerintah menganjurkan untuk bekerja, belajar dan beribadah dari rumah sejak Minggu (15/3/2020).
Hal tersebut menyebabkan pengguna kereta api turun menjadi hanya 566.613 penumpang pada minggu keempat bulan Maret.
“Kami melihat, masyarakat mulai mengikuti anjuran pemerintah untuk mengurangi mobilitasnya sehingga berdampak pada penurunan jumlah penumpang," ujar Yuskal.
"Hal tersebut kami tindak lanjuti dengan mengurangi jumlah perjalanan KA yang dioperasikan,” imbuhnya.
• Terdampak Pembatalan Kereta akibat Covid-19? Ini Cara Bikin Akun KAI Access untuk Refund 100 Persen
Yuskal juga menginformasikan bahwa penumpang yang keretanya dijadwalkan akan dibatalkan, bisa mendapatkan ganti rugi seharga tiket yang telah dibeli.
"Bagi penumpang yang keretanya batal berangkat, kami akan mengembalikan bea tiket sebanyak 100 persen," jelas Yuskal.
"Penumpang akan kami hubungi melalui contact center 121 dan silakan ikuti petunjuk selanjutnya."
"Penumpang juga bisa membatalkan tiketnya sendiri melalui aplikasi KAI Access dan loket Stasiun," sambungnya.