Cerita Selebriti

Anies Baswedan Tak Kuasa Tahan Tangis saat Baca Data Pemakaman karena Corona: Lebih Tinggi Lagi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak kuasa menahan tangis saat membacakan data korban yang meninggal akibat Virus Corona (Covid-19).

Youtube/KompasTV
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Kamis (26/3/2020) 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak kuasa menahan tangis saat membacakan korban yang meninggal akibat Virus Corona (Covid-19).

Hal tersebut diketahui melalui kanal YouTube tvOneNews pada Senin (30/3/2020).

Mulanya Anies Baswedan mengakui bahwa Pemrov DKI Jakarta terus memantau Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang mengurus pemakanan.

Anies Baswedan bicara perkembangan penanganan Covid-19, Senin (30/3/2020)
Anies Baswedan bicara perkembangan penanganan Covid-19, Senin (30/3/2020) (youtube tvOneNews)

Gelar Rapat Paripurna, Anggota DPR RI Usulkan Pemotongan Gaji untuk Bantu Penanganan Virus Corona

Tepatnya pemakaman warga Jakarta yang meninggal akibat Virus Corona.

Sedangkan untuk korban yang meninggal karena Virus Corona saat ini mencapai angka 283.

Kendati demikian, Anies Baswedan menegaskan bahwa para korban tersebut bukan hanya pasien positif Virus Corona.

Pasien yang belum sempat dites dan juga meninggal sebelum hasil tesnya keluar masuk dalam angka tersebut.

"Ini adalah mungkin mereka-mereka yang belum sempat dites, karena itu tidak bisa disebut sebagai positif, atau sudah dites tapi belum ada hasilnya, kemudian wafat," kata Anies Baswedan.

Banyaknya korban jiwa membuat Anies Baswedan menegaskan bahwa kondisi DKI Jakarta mengkhawatirkan.

"Ini menggambarkan bahwa situasi di Jakarta terkait dengan Covid amat mengkhawatirkan," ujat Anies Baswedan.

Dokter Tirta Sempat Didiagnosa Suspek Virus Corona, Ini Penyakit Paru-paru yang Ternyata Dideritanya

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Khistian Tauqid Ramadhaniswara
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved