Virus Corona
Respons Santai Ali Ngabalin terkait Banyaknya Desakan dari Pemerintah Daerah untuk Karantina Wilayah
Tenaga Ahli KSP, Ali Mochtar Ngabalin berikan tanggapan soal banyaknya desakan pemerintah daerah untuk melakukan karantina wilayah akibat Virus Corona
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Ananda Putri Octaviani
"Tadi henar pak wali, pak bupati, benar di kirim surat keputusan kemudian menjadi pertimbangan."
"Membicarakan tentang masalah ini harus by data, kita tidak mungkin menggunakan data-data yang tidak resmi atau kita mendapatkan informasi resmi dari kepala gugus tugas, Jenderal Doni Monardo," pungkasnya.
Simak videonya mulai menit ke- 3.38
Desak Karantina Wilayah, Walkot Bengkulu Sebut Fasilitas Kesehatan Daerahnya Tak Siap
Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan mendesak kepada pemerintah pusat untuk segera mengambil tindakan tegas terkait pencegahan penyebaran Virus Corona.
Dilansir TribunWow.com, lockdown ataupun karantina wilayah disebut Helmi Hasan menjadi langkah nyata dari pemerintah untuk pencegahan penyebaran Virus Corona, khususnya di Bengkulu.
Dalam tayangan Youtube Talk Show tvOne, Sabtu (28/3/2020), Helmi Hasan mengatakan Kota Bengkulu sejauh ini masih masuk dalam kategori zona aman.

• Menko Polhukam Mahfud MD Berikan Gambaran Karantina Wilayah, Harus dari Usulan Gugus Tugas Provinsi
Dirinya akan terus mengupayakan Kota Bengkulu tetap dalam keadaan aman dan terbebas dari Virus Corona.
Maka dari itu, Helmi Hasan berharap dengan sangat kepada pemerintah pusat untuk mengambil kebijakan tegas, terkhusus untuk Kota Bengkulu.
"Sangat-sangat setuju apalagi sekarang Bengkulu masih zona hijau," ujar Hilmi Hasan.
"Kita ingin betul agar kemudian segera pemerintah pusat melakukan lockdown, tutup bandara segera khusus di bengkulu mumpung masih hijau," imbuhnya.
Menurut Hilmi Hasan, karantina wilayah, mulai dari penutupan jalur transportasi, baik udara, laut, maupun darat menjadi langkah awal untuk pencegahan penyebaran Virus Corona masuk ke Kota Bengkulu.
Yang ditakutkan jika tidak segera ditetapkan karantina wilayah yaitu akan ada orang yang terpapar Covid-19 dari zona merah yang masuk ke Kota Bengkulu.
"Karena kalau kita tidak tutup bandara, pelabuhan, jalur darat maka yang merah-merah datang ke Bengkulu," jelasnya.
Lebih lanjut, Helmi Hasan kemudian menjelaskan jika daerahnya tidak siap untuk menangani pasien Virus Corona, apalagi jika dengan jumlah yang banyak.