Virus Corona
Cara China Lakukan Karantina demi Mencegah Penularan Virus Corona
China melalui Komisi Kesehatan Nasional dan Administrasi Nasional Pengobatan Tradisional merangkum seluruh upaya menangani Virus Corona.
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - China melalui Komisi Kesehatan Nasional dan Administrasi Nasional Pengobatan Tradisional merangkum seluruh upaya menangani Virus Corona sampai saat ini dalam Panduan Menghadapi Virus Corona RRC.
Panduan yang sudah dibuat hingga edisi ketujuh itu berisi sejumlah upaya pencegahan dan pengedalian Virus Corona penyebab Covid-19.
Satu di antaranya panduan pencegahan dan pengendalian untuk proses karantina yang dilakukan di rumah.
Karantina di rumah penting dilakukan sebagai bentuk social distancing atau physical distancing.
Sehingga diharapkan aktivitas itu dapat memutus mata rantai penularan Virus Corona.
• 50 Persen Pasien Corona di Korea Selatan Sembuh, Begini Penanganan yang Bisa Dicontoh Indonesia
Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan saat karantina di rumah:
1. Pengaturan Ruang Bersama
- Orang dengan gejala yang mencurigakan perlu tinggal di kamar sendiri yang berventilasi baik dan menolak semua kunjungan.
- Anggota keluarga harus tinggal di kamar yang berbeda. Jarak kamar setidaknya satu meter dan jika menginap bersama, tidurlah di tempat tidur terpisah jika kondisinya tidak memungkinkan.
- Orang dengan gejala yang mencurigakan harus menghindari kegiatan, membatasi ruang gerak, dan memastikan ruang bersama (seperti dapur dan kamar mandi) memiliki ventilasi yang baik (menjaga jendela tetap terbuka).
2. Pengaturan Pengasuh
Pilihlah anggota keluarga yang sehat dan bebas dari penyakit kronis untuk merawat jika ada anggota keluarga yang sakit atau menjadi pasien Virus Corona.
• Dunia Kekurangan Stok Kondom, Kebijakan Lockdown Antisipasi Virus Corona yang Jadi Penyebabnya
3. Pencegahan Penularan
Anggota keluarga yang hidup dengan orang-orang yang memiliki gejala yang mencurigakan harus mengenakan masker bedah medis yang sesuai dengan wajah.
Jaga kebersihan tangan setiap saat dan hindari kontak langsung dengan sekresi tubuh, dan jangan berbagi benda apapun yang dapat menyebabkan infeksi kontak tidak langsung.
4. Perawatan Benda-benda Kontaminasi
Sarung tangan, handuk kertas, masker, dan limbah lainnya harus ditempatkan di kantong sampah khusus di kamar pasien dan ditandai sebagai benda-benda terkontaminasi sebelum dibuang.
• Jakarta Darurat Corona, Anies Perpanjang Masa Pelajar Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020
5. Segera dirujuk ke RS
Orang dengan salah satu gejala berikut harus segera berhenti dikarantina di rumah dan mencari perawatan medis tepat waktu.
- Kesulitan bernafas (termasuk meningkatnya sesak dada, mati lemas, dan sesak napas setelah aktivitas).
- Gangguan kesadaran (termasuk lesu, ketidakmampuan untuk membedakan antara siang dan malam).
- Diare.
- Demam dengan suhu tubuh lebih tinggi dari 39 derajat celcius.
- Anggota keluarga lainnya dicurigai tertular dengan gejala yang sama dengan Virus Corona. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Begini Karantina yang Dilakukan China untuk Mencegah Virus Corona"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrassi-covid-19-atau-virus-corona.jpg)