Virus Corona
Resepsi Pernikahan Harus Batal karena Virus Corona, Pasangan Ini Hubungi Tamu Undangan Satu per Satu
Resepsi pernikahan pasangan Ahmad Rico Haniful Haris dan Novia Ariani yang rencananya di gelar hari ini, Jumat (27/3/2020), terpaksa dibatalkan.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Resepsi pernikahan pasangan asal Jember, Jawa Timur, Ahmad Rico Haniful Haris dan Novia Ariani harus batal karena wabah Virus Corona.
Padahal rencananya resepsi pernikahan keduanya akan di gelar hari ini, Jumat (27/3/2020).
Pembatalan tersebut dikarenakan adanya larangan dari pemerintah terkait pandemi Virus Corona yang tengah merebak di masyarakat.
Pasangan tersebut kemudian hanya melaksanakan akad nikah di Dusun Sumberejo, Desa Umbulsari, Jember, pada pukul 08.00 WIB.
• Bukan Lockdown, Ganjar Pranowo Sebut Kota Tegal Berlakukan Isolasi Kampung untuk Cegah Virus Corona
Dilansir Kompas.com, Jumat (27/3/2020), Rico yang dihubungi melalui telepon mengatakan bahwa pernikahan tersebut telah direncanakan sejak tahun lalu.
"Saya sudah merencanakan resepsi pernikahan ini sejak November 2019," ujar Rico.
Menurut penuturannya, ia dan pasangan sudah menyebarkan undangan kepada saudara dan kenalan mereka.
Sebanyak 1.250 undangan telah sampai ke tangan masing-masing tamu undangan. Total jumlah tersebut didapat dari keluarga Rico yang menyebar 350 undangan, dan keluarga istrinya yang menyebarkan 900 undangan.
Acara tersebut urung dilaksanakan karena ia mendengar kabar bahwa pernikahan tetangganya dibubarkan.
"Di sebelah rumah ada yang dibongkar kemarin" kata Rico.
Tetangganya tersebut menggelar acara pernikahan pada Kamis (26/3/2020).
Namun tetangganya kemudian mendapat larangan menggelar resepsi untuk mencegah penyebaran Virus Corona.
• Imam Prasodjo Cemas Perilaku Warga Bisa Perparah Corona, Singgung Masyarakat di Italia Sulit Diatur
Rico kemudian mendatangi rumah tetangganya untuk mengkonfirmasi tentang adanya pembubaran tersebut.
Ia lantas langsung mendatangi Polsek Umbulsari dan menanyakan perihal peraturan pembubaran acara.
Dari keterangan petugas, memang tidak diperkenankan mendirikan terop, dekorasi atau menggelar hiburan lainnya.