Tips Kesehatan
Cocok Dilakukan ketika Berpuasa, Ini 7 Cara Cegah Muntah saat Rasa Mual Menyerang
Ketika sedang menjalankan puasa, tentu rasa mual hingga muntah terasa tak menyenangkan.
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Ketika sedang menjalankan puasa, tentu rasa mual hingga muntah terasa tak menyenangkan.
Tapi jangan khawatir, kamu bisa loh lakukan 7 hal ini untuk mencegah muntah, jika rasa mual sudah menyerang.
Berikut TribunWow.com rangkum 7 cara mencegah muntah, dikutip dari healthline.com:
• Tips Belanja Cerdas di Tengah Virus Corona dari Ahli Kebencanaan: Ingat, Bukan Hanya Anda yang Butuh
1. Ambil Nafas Dalam
Ambil napas dalam-dalam dengan menghirup udara melalui hidung hingga terasa masuk ke paru-paru.
Perut Anda harus mengembang saat Anda menarik napas.
Buang napas perlahan melalui mulut atau hidung Anda dan rilekskan perut Anda setelah satu kali napas.
Ulangi cara ini beberapa kali.
Penelitian menunjukkan bahwa mengambil napas dalam-dalam dan terkontrol dari diafragma dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatis.
Hal ini membantu menjaga respons biologis yang menyebabkan mabuk perjalanan.
Dengan bernapas dalam juga membantu menenangkan kecemasan yang mungkin terjadi ketika Anda merasa sakit.
2. Makan Crackers
Crackers adalah obat yang sudah terbukti ampuh untuk mengatasi mual di pagi hari.
Crackers mampu membantu menyerap asam lambung.
Untuk mual di pagi hari, cobalah makan beberapa biskuit sekitar 15 menit sebelum bangun dari tempat tidur untuk membantu menenangkan perut Anda.
Makanan hambar lainnya seperti roti bakar kering atau nasi putih juga baik untuk dimakan untuk membantu memulihkan diri dari sakit perut.
• Tips Menghindari Dampak Negatif Social Distancing Corona, dari Rasa Gelisah hingga Depresi
3. Beri Pijatan Pergelangan Tangan
Akupresur adalah obat tradisional Tiongkok yang populer.
Cara ini menggunakan tekanan untuk merangsang titik-titik tertentu pada tubuh untuk meredakan gejala yang timbul.
Berikan tekanan pada titik tekanan Neiguan (P-6), sebuah titik di sisi telapak tangan di dekat pergelangan tangan Anda.
Cara ini dapat membantu meredakan mual dan muntah.
Untuk memijat titik tekanan ini:
- Tempatkan tiga jari di pergelangan tangan.
- Letakkan ibu jari Anda di bawah jari telunjuk Anda.
- Gosok titik ini dengan gerakan memutar yang kuat selama dua hingga tiga menit.
- Ulangi pada pergelangan tangan lainnya.
4. Minum Lebih Banyak
Jika Anda sering muntah, sangat penting untuk minum banyak cairan untuk membantu mencegah dehidrasi, bahkan jika nantinya Anda memuntahkannya.
Minum terlalu banyak saat perut Anda terganggu dapat menyebabkan lebih banyak muntah yang dihasilkan.
Cairan yang membantu Anda tetap terhidrasi dan dapat meredakan mual adalah:
Jahe
Teh mint
Limun
Air putih
5. Cobalah teh jahe, adas, atau cengkeh
Jahe
Cobalah menyesap secangkir teh jahe hangat ketika mual menyerang.
Atau perlahan-lahan makanlah sepotong kecil jahe segar atau manisan jahe.
Menurut sebuah studi 2016 Trusted Source, jahe aman dan efektif untuk mencegah dan mengobati mual dan muntah pada wanita hamil dan orang yang menjalani kemoterapi.
Anda juga bisa membuat teh jahe segar dengan menambahkan satu sendok teh akar jahe parut segar ke dalam satu cangkir air mendidih.
Seduh selama 10 menit, dan saring sebelum minum.
Adas
Biji adas dianggap membantu menenangkan saluran pencernaan.
Tetapi studi ilmiah tentang adas untuk muntah masih belum begitu banyak.
Namun, bukti anekdotal menunjukkan bahwa minum secangkir teh adas saat mual menyerang mencegah mual berikutnya datang.
Untuk membuat teh adas, tambahkan sekitar satu sendok teh biji adas ke satu cangkir air mendidih.
Seduh selama 10 menit dan saring sebelum minum.
Cengkeh
Cengkeh adalah obat tradisional untuk mual dan muntah yang disebabkan oleh mabuk perjalanan.
Cengkeh juga mengandung eugenol, senyawa yang dianggap memiliki kemampuan antibakteri.
Untuk membuat teh cengkeh, tambahkan satu cangkir air mendidih ke satu sendok teh atau lebih cengkeh.
Seduh selama sepuluh menit, dan saring sebelum minum.
6. Aromaterapi
Aromaterapi dapat membantu meringankan mual dan muntah.
Menurut sebuah studi 2014 Trusted Source, menghirup minyak lemon membantu mengurangi mual dan muntah saat hamil.
Saat menggunakan aromaterapi, cobalah bernapas dalam-dalam dengan botol minyak esensial yang terbuka atau tambahkan beberapa tetes ke dalam bola kapas.
Jika Anda tidak memiliki minyak lemon, cobalah memotong lemon segar dan menghirup aromanya.
Aroma lain yang dapat meredakan mual adalah:
Cengkeh
Lavender
Chamomile
Mawar
Permen
7. Obat untuk berhenti muntah
Obat-obatan yang dijual bebas untuk menghentikan muntah (antiemetik) mengandung bismuth subsalisilat.
Mereka dapat membantu melindungi lapisan perut dan mengurangi muntah yang disebabkan oleh keracunan makanan.
Antihistamin OTC (penghambat H1) seperti membantu menghentikan muntah yang disebabkan oleh mabuk kendaraan.
Antihistamin OTC bekerja dengan memblokir reseptor histamin H1 yang bertanggung jawab untuk merangsang muntah.
Efek samping dari antihistamin dapat termasuk mulut kering, penglihatan kabur, dan retensi urin.
(TribunWow.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/mudik-lebaran-mual-1.jpg)