Breaking News:

Virus Corona

Sebuah 'Pneumonia Aneh' Ditemukan di Italia sejak November 2019, Jadi Asal-usul Virus Corona?

Sebuah 'pneumonia aneh' dilaporkan ditemukan di utara Italia pada November 2019. Pneumonia itu menimpa Lansia pada November hingga Desember.

AFP/ANDREAS SOLARO
Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma. Wabah Virus Corona di Italia Makin Parah, Orang Berusia 80 ke Atas akan Dibiarkan Mati jika Kondisinya Kritis 

TRIBUNWOW.COM - Sebuah " pneumonia aneh" dilaporkan ditemukan di utara Italia pada November 2019, beberapa pekan sebelum para dokter tahu ada wabah Virus Corona.

Pernyataan itu disampaikan Giuseppe Remuzzi, Direktur Institut Penelitian Farmakologi Mario Negri di Milan, kepada National Public Radio of the United States.

"Mereka (dokter umum) mengingat bahwa ada semacam pneumonia aneh, sangat parah, yang menimpa lansia pada Desember, bahkan November," kata dia.

Tiadakan UN untuk SD, SMP, dan SMA karena Corona, Syaiful Huda Ungkap Alternatif Kelulusan Pelajar

Dilansir SCMP Senin (23/3/2020), Remuzzi memahami bahwa patogen yang kemungkinan adalah Virus Corona itu sudah menyebar di Region Lombardy.

"Kabar tersebut juga terjadi sebelum kami mendapat informasi bahwa terdapat wabah yang tengah terjadi di China," lanjut Remuzzi.

Komentar Remuzzi muncul di tengah upaya para pakar untuk mencari tahu dari mana virus dengan nama resmi SARS-Cov-2 itu muncul.

Pakar penyakit pernapasan Negeri "Panda", Zhong Nanshan, mengatakan meski virus itu pertama kali terdeteksi di Wuhan, masih belum diketahui asalnya.

Remuzzi menerangkan, dia mendengar cerita itu dari koleganya yang juga sesama dokter, di mana wabah itu sudah menyebar tanpa sepengetahuan publik.

Sulawesi Utara Tetapkan Status Siaga Darurat Corona setelah PDP Semakin Bertambah

Sementara di Wuhan, para dokter sudah menemukan adanya "kasus pneumonia tak diketahui" di Desember.

Adapun infeksi pertama ditelisik balik pada 1 Desember.

Laporan yang dipublikasikan SCMP menyebutkan kasus di Negeri "Panda" mungkin bisa dilacak pada pertengahan November.

Tetapi temuan itu tak direspons Beijing.

Selama ini, yang ada di benak ilmuwan adalah infeksi pertama di Lombardy sejak ada seorang warga yang melakukan kontak dengan orang Tionghoa di akhir Januari.

Tapi jika terdapat bukti bahwa SARS-Cov-2 benar-benar menyebar di Negeri "Pizza" di November, maka teori yang selama ini berlaku akan dipatahkan.

Sejak kasus infeksi lokal terjadi pada 21 Februari, Italia saat ini sudah mengonfirmasi 59.138 penularan, dengan 5.476 meninggal.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
ItaliaCovid-19Virus CoronaWuhanChina
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved