Breaking News:

Virus Corona

Karni Ilyas Soroti Dokter Meninggal akibat Corona dan Kurangnya APD: Yang Kita Lakukan Belum Apa-apa

Pimpinan Redaksi TV One, Karni Ilyas mengungkap apresiasi bagi para tenaga medis yang berjuang menangani pasien Virus Corona.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
channel YouTube Talk Show Tv One
Pimpinan Redaksi TV One, Karni Ilyas mengungkap apresiasi bagi para tenaga medis yang berjuang menangani pasien Virus Corona. 

TRIBUNWOW.COM - Pimpinan Redaksi TV One, Karni Ilyas mengungkap apresiasi bagi para tenaga medis yang berjuang menangani pasien Virus Corona.

Hal itu diungkapkan Karni Ilyas saat menjadi narasumber di acara Kabar Petang TV One pada Senin (23/3/2020).

Mulanya, Karni Ilyas mengucapkan bela sungkawa bagi tenaga medis yang telah meninggal saat menangani para pasien Virus Corona.

Terisak-isak, Ali Ngabalin Ungkap Duka Cita bagi Dokter yang Meninggal, Singgung Rasa Sedih Jokowi

Selain itu, ia berharap agar para pasien positif segera sembuh.

"Saya kira tema kita sore ini bagaimana Indonesia menghadapi Corona ke depan."

"Tapi sebelum membahas itu, saya kepengen mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya tentu saja kepada seluruh korban."

"Dan kemudian korban yang masih dirawat bisa pulih kembali," ujar Karni Ilyas.

Lantas, Pembawa Acara Indonesia Lawyers Club (ILC) ini mengungkap apresiasi bagi para petugas kesehatan yang mau mempertaruhkan nyawanya demi menangani pasien Covid-19.

"Tapi yang saya lebih prihatin dan apresiasi adalah para dokter yang sekarang para dokter berjuang di garis depan," ucap dia.

Lantas, Karni Ilyas turut menyinggung soal keterbatasan Alat Pelindung Diri (APD), sedangkan para tenaga medis harus bertaruh nyawanya menyelamatkan orang lain.

Ini Riwayat Perjalanan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana sebelum Dinyatakan Positif Corona

Sehingga, Karni Ilyas menilai tak ada usaha yang lebih hebat dibanding mereka.

"Artinya mereka itu mempertaruhkan tidak hanya tenaga, tapi juga nyawa, dan sementara saya dengar kelengkapannya atau APD-nya juga serba kurang dan mereka bertaruh untuk melawan Corona."

"Jadi kalau kita menaruh slogan melawan Corona, bersama melawan Corona, yang kita lakukan belum apa-apa dibanding para dokter ini," ucap dia.

Karni Ilyas lalu mengungkap adanya dokter yang baru saja meninggal.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved