Breaking News:

Virus Corona

Jokowi Prediksikan Penurunan Pendapatan karena Corona, Ojek Bisa Turun hingga 44 Persen

Presiden RI Joko Widodo membuka prediksi penurunan pendapatan akibat wabah Virus Corona

Penulis: anung aulia malik
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
youtube kompastv
Presiden RI Joko Widodo, Youtube kompastv, Selasa (24/3/2020) 

TRIBUNWOW.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memaparkan dampak wabah Virus Corona (Covid-19) terhadap pendapatan sejumlah profesi di Indonesia.

Jokowi memprediksi penurunan pendapatan berdasarkan asumsi wabah Covid-19 di Indonesia berada di skala sedang.

Profesi yang diprediksi pendapatannya turun antara lain adalah buruh, petani, hingga sopir angkutan umum.

Para pengemudi Ojek Online (Ojol) menunggu penumpang di Stasiun Palmerah, Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2020). Seiring imbauan bekerja di rumah bagi karyawan serta belajar di rumah bagi pelajar dan mahasiswa, order penumpang ojol menurun drastis. Dalam sehari pengemudi yang bisa mendapatkan 15 konsumen, selama dua hari ini menurun hingga separuhnya, sementara waktu tunggu order semakin lama. Warta Kota/Alex Suban
Para pengemudi Ojek Online (Ojol) menunggu penumpang di Stasiun Palmerah, Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2020). Seiring imbauan bekerja di rumah bagi karyawan serta belajar di rumah bagi pelajar dan mahasiswa, order penumpang ojol menurun drastis. Dalam sehari pengemudi yang bisa mendapatkan 15 konsumen, selama dua hari ini menurun hingga separuhnya, sementara waktu tunggu order semakin lama. Warta Kota/Alex Suban (Alex Suban/Alex Suban)

Masa Darurat Virus Corona Diperpanjang, Kemenhub Batalkan Mudik Gratis

Dikutip dari YouTube Kompastv, Selasa (24/3/2020), awalnya Jokowi menjelaskan penurunan paling drastis bagi profesi buruh, akan dirasakan oleh warga Nusa Tenggara Barat.

"Ini saya berbicara skenario sedang, misalnya profesi buruh, kalau skenarionya sedang, yang terparah nanti akan berada di Nusa Tenggara Barat, akan ada penurunan pendapatan kurang lebih 25 persen," kata Jokowi.

Lalu untuk petani, dan nelayan Jokowi mengatakan penurunan pendapatan bagi warga Kalimantan Barat diprediksi bisa mencapai angka 34 persen.

"Kemudian untuk petani, dan nelayan, ini tolong juga hati-hati, kalau skenarionya sedang, ini yang terparah nanti Kalimantan Barat, akan ada penurunan pendapatan sampai 34 persen," jelasnya.

Jokowi mengatakan penurunan pendapatan terbesar bagi pedagang mikro juga masih berada di Pulau Kalimantan.

"Kemudian pedagang mikro, pedagang kecil, kalau skenarionya sedang yang berat adalah di Kalimantan Utara, dengan penurunan pendapatan sampai 36 persen," ujarnya.

Terakhir, Jokowi membuka prediksi penurunan terbesar bagi sopir angkot, dan ojek, yakni di Sumatera Utara.

"Kemudian untuk sopir angkot, dan ojek yang paling berat di Sumatera Utara, turunnya sampai 44 persen," terang Jokowi.

Berdasarkan keterangan Juru Bicara Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, per Senin (23/3/2020), terhitung total 579 orang positif Covid-19.

Jumlah tersebut naik 65 pasien, dari angka sebelumnya, yakni 514 pasien.

"Sehingga total saat ini ada 579 pasien positif Covid-19," ungkap Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Senin.

Empat puluh sembilan pasien telah meninggal, dan 30 pasien telah diumumkan sembuh.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Presiden Joko Widodo (Jokowi)Virus CoronaOjek Online
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved