Virus Corona

Sudah 5 Pasien Positif Covid-19 di Yogyakarta, Sri Sultan Pilih Berlakukan Calmdown Bukan Lockdown

Penyebaran Virus Corona terus mengalami peningkatan pada setiap daerah, di Yogyakarta sendiri tercatat sudah ada 5 pasien positif Covid-19.

Tangkap Layar Youtube/KOMPASTV
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X. Penyebaran Virus Corona terus mengalami peningkatan pada setiap daerah, di Yogyakarta sendiri tercatat sudah ada 5 pasien positif Covid-19. 

TRIBUNWOW.COM - Penyebaran Virus Corona terus mengalami peningkatan pada setiap daerah, di Yogyakarta sendiri tercatat sudah ada 5 pasien positif Covid-19.

Dilansir TribunWow.com dari tayangan Youtube KompasTV, Senin (13/3/2020), dari 5 pasien tersebut, satu di antaranya sudah dinyatakan sembuh, sedangkan 2 pasien meninggal dunia.

Meski begitu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X menegaskan belum akan melakukan lockdown.

Sri Sultan Hamengku Buwono X
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X (KOMPAS.COM)

Terima Bantuan dari China, Prabowo Ajak Warga Tenang Hadapi Corona: Mereka Sudah Alami yang Dahsyat

Sri Sultan mengatakan wabah Virus Corona merupakan bencana alam yang tidak kasat mata dan datangnya tidak bisa diduga, berbeda dengan bencana alam, seperti terjadinya gempa di Yogyakarta pada tahun 2006 silam.

Maka dari itu, penangan penyebaran Virus Corona menurut Sri Sultan jelas berbeda dengan bencana alam.

Apalagi Covid-19 merupakan virus yang penularannya sangat cepat dan tidak bisa diketahui.

Sri Sultan kemudian mengimbau kepada seluruh warga Yogyakarta untuk terus menjaga kesehatan dengan cara mengatur pola hidup yang benar.

Tentunya, juga mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah maupun pusat, seperti misalnya menerapkan social distancing.

"Berbeda dengan bencana gempa tahun 2006 yang kasat mata, sekarang ini Virus Corona itu jika memasuki badan tidak bisa kita rasakan dan menyerangnya pun tak terduga-duga," ujar Sri Sultan.

"Kita selayaknya bisa menjaga kesehatan, berperilaku prihatin, dan wajib menjalankan aturan baku dari sumber resmi yang terpercaya," sambungnya.

Maruf Amin Minta MUI Keluarkan Fatwa Penanganan Jenazah Korban Corona, Boleh Tak Dimandikan

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved