Virus Corona
Korban Corona Meningkat, Dokter Fariz Nurwidya: Indonesia Kini Sama denga Italia 18 Hari yang Lalu
Anggota Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Fariz Nurwidya blak-blakan mengungkap kondisi Indonesia kini setelah diserang Virus Corona.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Dan Indonesia hari ini adalah Italia 18 hari yang lalu. Jadi kita jangan mengikuti rileksnya mereka," ucap dia."
"Selama ini kan memang terlalu kesannya bahwa ini jangan panik."
• UPDATE Wilayah Sebaran Virus Corona di Indonesia Sabtu 21 Maret 2020, DKI Jakarta Terbanyak
Simak video berikut ini menit ke-1.55:
Peluang Lockdown
Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian angkat bicara soal kemungkinan lockdown di Indonesia akibat Virus Corona.
Dilansir TribunWow.com, Donny Gahral menyatakan lockdown tak akan berhasil memusnahkan Virus Corona jika warga tak disiplin.
Terkait hal itu, ia pun menyinggung sejumlah negara yang berhasil menangani Virus Corona tanpa harus menerapkan lockdwon.
• Gubernur Jatim Sebut Surabaya Masuk Zona Merah Virus Corona, Begini Respons Tri Rismaharini
Hal itu disampaikan Donny Gahral melalui tayangan YouTube Talk Show tvOne, Sabtu (21/3/2020).
"Jadi saya kira lockdown atau non lockdown itu opsi kebijakan ya," ucap Donny.
Lantas, Donny pun menyinggung keberhasilan Korea Selatan dan Singapura atasi Corona tanpa lockdown.
Karena itu, ia berkesimpulan bahwa lockdown tak menjadi jaminan suatu negara bisa bebas dari Corona.
"Korea Selatan tidak lockdown, Singapura tidak lockdown tapi toh bisa menangani ini dengan baik," kata Donny.
"Jadi yang terpenting adalah disiplin."
Lebih lanjut, Donny lantas memberikan contoh negara yang justru kehilangan banyak nyawa warganya meski sudah menerapkan lockdown.
• Achmad Yurianto: Klorokuin Bukan Obat Pencegahan Virus Corona, Masyarakat Tak Perlu Beli dan Simpan
Menurut dia, lockdown akan berakhir percuma jika semua warga tak disiplin mengikuti imbauan pemerintah.
"Italia misalnya lockdown tapi jumlah penderita cukup banyak, kematian juga cukup tinggi karena tidak disiplin," kata Donny.