Virus Corona
Italia Menjadi Negara dengan Angka Kematian Tertinggi di Dunia akibat Virus Corona
Wilayah Lombardia di Italia menerapkan telah aturan pembatasan yang lebih ketat untuk mengatasi penyebaran Virus Corona.
Editor: Atri Wahyu Mukti
Supermarket, apotek, kantor pos, dan bank akan tetap buka dan transportasi umum akan terus berjalan.
• Pemerintah Lakukan Rapid Test Covid-19, Ini Kelebihan dan Kelemahan Tes Cepat dengan Sampel Darah
'Krisis paling sulit' di Italia
Dalam pidato kenegaraan yang disiarkan melalui televisi, PM Conte mengatakan, "Kita akan memperlambat mesin produksi negara ini, tapi kita tidak akan menghentikannya."
Conte menggambarkan situasi ini sebagai "krisis paling sulit dalam masa pasca-perang".
Kendati pemerintah di seluruh dunia telah menerapkan berbagai langkah, sejauh ini jumlah kasus baru dan kematian terus bertambah.
Ada 220.000 kasus Virus Corona di seluruh dunia dengan lebih dari 9.000 kematian.
Apa yang terjadi di negara lain?
Kementerian Kesehatan Spanyol melaporkan tingkat kematian akibat Covid-19 melonjak hingga 32 persen, menjadi 1.326 kematian yang dikonfirmasi.
Angka ini paling tinggi kedua di Eropa setelah Italia.
Dalam konferensi pers pada Sabtu malam, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez memperingatkan bahwa "situasi terburuk masih akan datang" dan "hari-hari yang sangat sulit ada di depan".
Pemerintah telah menerapkan karantina wilayah bagi sekitar 46 juta orang yang hanya diizinkan meninggalkan rumah mereka untuk pekerjaan penting, belanja makanan, alasan medis, atau untuk mengajak anjing jalan-jalan.
• Positif Virus Corona, Aktor Detri Warmanto Isolasi Mandiri di Rumah: Habis Ini Masih Dites Lagi
Kecaman bagi yang tidak menjaga jarak
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memperingatkan Layanan Kesehatan Nasional Inggris atau NHS bisa "kewalahan" jika masyarakat tidak bertindak untuk memperlambat penyebaran Virus Corona yang "semakin cepat".
Ia meminta khalayak untuk bergabung dengan "upaya nasional yang heroik dan kolektif" serta menuruti anjuran untuk menjaga jarak alias social distancing.
Menteri Ekonomi dan Pariwisata Pedesaan Skotlandia Fergus Ewing meminta masyarakat tidak melakukan perjalanan ke Dataran Tinggi Skotlandia setelah muncul laporan tentang orang-orang yang berusaha melarikan diri dari wabah di Inggris.