Breaking News:

Virus Corona

Jauhi Rokok untuk Cegah Potensi Terjangkit Virus Corona Covid-19, Ini Penjelasannya

Tingginya tingkat penyebaran Virus Corona (Covid-19) harus membuat Anda mulai waspada.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Tribunnews/JEPRIMA
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan diseluruh ruangan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2020). Kegiatan penyemprotan yang dilakukan dalam rangka menjaga kebersihan stasiun Gambir dan mengantisipasi penyebaran virus korona (Covid-19). Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNWOW.COM - Tingginya tingkat penyebaran Virus Corona (Covid-19) harus membuat Anda mulai waspada.

Apalagi statusnya telah ditetapkan sebagai pandemi, yakni ditemukan penyebarannya di mayoritas berbagai negara di dunia.

Virus yang berawal dari Wuhan, China ini diketahui menyerang organ pernapasan manusia.

Warga memborong bahan makan di sebuah supermarket di Singapura karena khawatir terjadi kelangkaan setelah Malaysia mengumumkan penutupan perbatasan untuk mengatasi Virus Corona, 17 Maret 2020.
Warga memborong bahan makan di sebuah supermarket di Singapura karena khawatir terjadi kelangkaan setelah Malaysia mengumumkan penutupan perbatasan untuk mengatasi Virus Corona, 17 Maret 2020. (CATHERINE LAI / AFP)

Media Asing Soroti 19 Pasien Corona Meninggal di Indonesia, Jadi Kematian Tertinggi di Asia Tenggara

Namun bagaimana potensi terjangkit Virus Corona bagi para perokok?

Berikut TribunWow.com memberikan penjelasan yang dilansir dari laman resmi quit.org.au.

1. Perokok Lebih Rentan Terkena Penyakit Pernapasan

Orang yang aktif merokok lebih rentan terkena infeksi saluran pernapasan, seperti infeksi paru-paru dan dada.

2. Apakah Perokok Lebih Rentan Terkena Virus Corona?

Sejauh ini belum ada penelitian yang mengaitkan kebiasaan merokok dengan tingkat kerentanan terhadap Virus Corona.

Meskipun begitu, rentannya perokok terhadap penyakit pernapasan membuatnya menjadi lebih rentan mengalami komplikasi apabila terpapar virus tersebut.

Artinya, perokok lebih beresiko terhadap bahaya Virus Corona dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Selain itu, zat-zat yang terkandung dalam rokok memungkinkan organ pernapasan termasuk paru-paru tidak bekerja maksimal.

Masa Darurat Corona Diperpanjang 91 Hari, Bagaimana Nasib Tahapan Pilkada Serentak?

Sebagai contoh, paru-paru secara alami memproduksi mukus (dahak atau lendir).

Namun perokok umumnya memiliki mukus yang lebih tebal sehingga lebih sulit bagi paru-paru membersihkan dirinya sendiri.

Mukus akan menyumbat paru-paru dan rentan terinfeksi.

Halaman
12
Tags:
Virus CoronaCovid-19Rokok
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved