Virus Corona
Di Mata Najwa, Dokter Mengeluh soal Tangani Corona di Indonesia: Kami Perang Tanpa Senjata Lengkap
Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr Aman Bhakti Pulungan keluhkan kondisi mereka ketika menangani pasien Covid-19.
Editor: Ananda Putri Octaviani
Kasus Kematian Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara
Pada Rabu (18/3/2020) pemerintah kembali mengumumkan 14 korban meninggal baru akibat Covid-19.
Sehingga kini total korban jiwa atas pandemi corona di Indonesia adalah 19 orang.
Sementara itu, jumlah kasus juga mengalami kenaikan sehingga kini berjumlah 227 pasien positif corona.
Menurut catatan The Wuhanvirus, angka kematian di Indonesia saat ini adalah yang tertinggi di Asia Teggara.
Bahkan jumlahnya sudah menyalip Filipina yang memiliki angka mortalitas 14 orang pada Rabu (18/3/2020).
Sementara pada Kamis (19/3/2020), kematian di Filipina sudah mencapai 17 jiwa.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan lonjakan ini terjadi karena rumah sakit tidak melapor sejak 12 Maret hingga 17 Maret.
"Kami telah memeriksa kembali kasus-kasus pagi ini dan berkoordinasi dengan semua rumah sakit yang merawat pasien."
"Kami telah memperbarui data," kata Yurianto di depan awak pers.
• Lihat Foto Perbandingan Situasi di Indonesia dengan Negara Lain akibat Virus Corona, Masih Ramai?
Sejauh ini angka kematian tertinggi dikantongi Ibukota Jakarta yakni sebanyak 17, merujuk data terbaru di website Pemprov DKI.
Sedangkan Jawa Tengah melaporkan tiga kematian dan daerah lainnya seperti Bali, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Utara masing-masing mencatat satu kematian.
Jumlah kasus juga melonjak sebesar 55 pasien dan kini totalnya adalah 227 kasus.
Lebih lanjut Yurianto mengatakan sejumlah daerah memang mengalami lonjakan kasus yang signifikan.
Sebagian besar dari Jakarta sebanyak 30 kasus, Jawa Barat 12 kasus dan Banten sebanyak empat kasus.
Sedangkan kasus lainnya terdeteksi di Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Utara, Riau, Yogyakarta, Kalimantan Timur.
(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Keluh Kesah Dokter Tangani Corona di Indonesia, Kami Perang Tanpa Senjata Lengkap