Breaking News:

Virus Corona

Pasien Positif Virus Corona Tambah 38 Orang, Jadi 172, 4 Provinsi Ini Jadi Penyumbang Terbanyak

Pasien positif terjangkit Virus Corona di Indonesia terus bertambah. Update terbaru, berjumlah 172 kasus atau mengalami 26 penambahan.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Atri Wahyu Mukti
KOMPAS.com/Dian Erika
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020). Pasien positif terjangkit Virus Corona di Indonesia terus bertambah. Update terbaru, berjumlah 172 kasus atau mengalami 26 penambahan. 

"Secara umum kondisi yang dirawat sudah membaik, kemudian beberapa pasien yang kemarin sudah kita laporkan di awal sudah ada 9 orang yang dinyatakan sembuh dan bisa pulang," kata Achmad Yurianto.

"Dan masih ada beberapa orang lagi yang insya Allah dengan pemeriksaan kedua, karena pemeriksaan pertama yang dilangsungkan hari ini dan kemarin sudah negatif."

"Maka kita tinggal menunggu interbal dua hari lagi untuk kita laksanankan pemeriksaan dan apabila negatif juga maka sudah bisa dipulangkan," pungkasnya.

Simak videonya:

Perawat Pasien Virus Corona Meninggal, Disebut Ada Dua Kemungkinan

Satu perawat yang menangani pasien Virus Corona meninggal dunia.

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (16/3/2020), perawat tersebut berdasarkan laporan yang diterima, berasal dari Bekasi, Jawa Barat.

Kabar tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil mengatakan perawat tersebut meninggal di rumah sakit di Jakarta.

 Pertanyakan Keputusan Jokowi soal Corona, Haris Azhar Bandingkan dengan Malaysia yang Sudah Lockdown

"Laporan ke saya adalah perawat kesehatan. Dia meninggalnya di Jakarta. Tapi KTP-nya kami (Jawa Barat)," ujar Ridwan Kamil.

Lalu bagaimana dengan penjelasan pihak pemerintah?

Dilansir TribunWow.com dari tayangan Youtube KompasTV, Selasa (17/3/2020), Juru Bicara Penanganan Corona, Achmad Yurianto mengatakan ada dua kemungkinan yang terjadi.

Sebelumnya, Achmad Yurianto mengaku turut prihatin dengan kejadian tersebut.

Namun, dirinya mengingatkan jika hal itu sudah menjadi risiko dari pekerjaan yang dijalani.

"Ada tenaga kesehatan kita yang kemudian sampai meninggal," kata Achmad Yurianto.

Halaman
123
Tags:
Virus CoronaIndonesiaAchmad YuriantoRidwan Kamil
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved