Virus Corona
Tabligh Akbar di Malaysia Disebut Jadi Penyebab Penyebaran Virus Corona, Ini Jawaban Pengurus Masjid
Wakil Ketua Pengurus Masjid Seri Petalling Malaysia, Mohd Salleh Abd Mubin, menyatakan bahwa masjidnya bukan sarang penyebaran Virus Corona.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Pengurus Masjid Seri Petalling Malaysia, Mohd Salleh Abd Mubin, meminta agar masyarakat tidak mudah mempercayai berita yang menyebutkan masjid tersebut merupakan lokasi penyebar Virus Corona.
Diketahui sebelumnya, bahwa seorang warga Brunei Darussalam dikonfirmasi positif terjangkit Covid-19 setelah mengikuti acara Tabligh Akbar di masjid tersebut.
Acara itu dihadiri oleh kurang lebih 10.000 peserta dari berbagai negara dan diselenggarakan pada Kamis (27/3/2020) hingga Minggu (1/3/2020).
• Virus Corona Menyebar di Acara Tabligh Akbar di Malaysia, 696 WNI Jadi Peserta
Seperti yang dikutip TribunWow.com dari bharian.co.my, Jumat (13/3/2020), Mohd Salleh mengatakan bahwa mungkin saja peserta tersebut sudah terjangkit sebelum mengikuti acara.
"Tidak tepat untuk mengatakan bahwa acara ini menjadi penyebab (positif Covid-19), walaupun warga Brunei tersebut memang mengikuti program terkait," ujar Mohd Salleh saat dikonfirmasi pada Kamis (12/3/2020).
"Ada kemungkinan juga dia sudah dijangkiti sebelum tiba di sini, atau ketika dalam penerbangan pulang ke negara asalnya,"
"Kita juga tidak tahu riwayat kontak dekatnya sebelum dan sesudah mengikuti program di masjid ini secara terperinci," imbuhnya.
Lebih lanjut, Mohd Salleh mengaku bahwa manajemen masjid telah meminta semua peserta Ijtimak Tabligh untuk memeriksakan diri bila merasakan ada gejala tertentu.
• Antisipasi Virus Corona, Salat Jumat di Perlis Malaysia Ditiadakan, Diganti Salat Zuhur di Rumah
Namun, ia menyatakan hal tersebut bukanlah tanggung jawab pihak pengurus masjid.
"Kita sudah meminta pada kira-kira 12.000 peserta program untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Tetapi itu adalah tanggung jawab mereka, apakah mereka ingin melakukannya atau tidak. Kita tidak bisa memaksa karena mereka datang dari 25 negara berlainan," jelas Mohd Salleh.
"Bahkan, sebagian besar peserta acara sudah kembali ke wilayahnya masing-masing, dan hanya ada dua dari mereka yang masih melakukan kegiatan tabligh di sekitar negara ini," tambahnya.
• Siap Atasi Lonjakan Kasus Corona di Singapura, Lee Hsien Loong: Tak akan Tutup Kota Seperti China
Pihak masjid memuji tindakan Kementrian Kesehatan yang langsung mengadakan pembersihan dan pemeriksaan di sekitar masjid.
Hingga saat ini, belum ada perintah untuk menutup masjid tersebut.
Sementara itu seperti yang dilansir The Star, Jumat (13/3/2020), dalam konferensi pers yang diadakan di Rumah Sakit Sungai Buloh, Kamis (12/3/2020), Menteri Kesehatan Malaysia Datuk Seri Dr Adham Baba menganjurkan untuk siapapun yang pernah menghadiri Tabligh Akbar yang di diadakan di Masjid Seri Petalling, Kuala Lumpur Malaysia agar segera memeriksakan diri.
• Pemerintah Tak Batasi Kegiatan Ramadan di Tengah Wabah Corona, Menag: Kecuali Ada Perubahan Situasi
Hal ini menyusul adanya laporan bahwa seorang warga Brunei dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona setelah menghadiri acara tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/kondisi-terkini-masjid-seri-petalling-kuala-lumpur-malaysia.jpg)