Virus Corona
Debat dengan Fadjroel Rachman soal Virus Corona, Fadli Zon Akhirnya Puji Jubir Achmad Yurianto
Perdebatan terjadi antara Juru Bicara (Jubir) Presiden Joko Widodo, yakni Fadjroel Rachman dengan Politikus Gerindra, Fadli Zon.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
Selain itu, masyarakat juga sempat diskriminasi pada suatu negara akibat satu di antara warganya menjadi penular Virus Corona di Indonesia.
Sehingga, kedutaan negara tersebut sempat memprotes.
• Anies Tegaskan Jakarta Transparan soal Virus Corona: Makin Disembunyikan, Makin Timbul Spekulasi
"Lalu kami menyebutkan ada penularan dari suatu negara, negara itu sekarang didiskriminasi, warga negara itu, sehingga kami diprotes kedutaan besar," katanya.
Menurutnya, jika memang ingin meniru apa yang dilakukan Singapura harus dilakukan secara pelan-pelan.
Yang penting adalah bisa mendewasakan masyarakat Indonesia.
"Oleh karena itu kita harus bertahap untuk mendewasakan masyarakat ini, tidak kemudian sistem yang ada di Singapura yang saya akui bagus, bisa diimplementasikan di sini," kata dia.
Lalu, sistem di Singapura tidak bisa begitu saja ditiru lantaran pergerakan masyarakat kedua negara berbeda.
Pergerakan masyarakat Indonesia disebut lebih jauh dibanding Singapura.
Sehingga, sistem Singapura bukan berarti menjadi sistem yang terbaik bagi Indonesia.
• Di Mata Najwa, Ridwan Kamil Blak-blakan soal Petugas RS Kenakan Jas Hujan saat Tangani Virus Corona
"Dan pergerakan masyarakat kita tidak seperti di di sana yang mungkin relatif dekat-relatif dekat. Ada yang jauh balik lagi dan seterusnya."
"Inilah yang menyebabkan maka kita sebenarnya tidak menempatkan cara yang ditempatkan Singapura adalah yang terbaik yang bisa diimplementasikan kita, ini yang menjadi kunci," jelas Yuri.
Menurut jubir yang juga seorang dokter itu, edukasi masyarakat terkait Virus Corona menjadi hal yang terbaik untuk saat ini.
"Oleh karena itu, yang terbaik diimplementasikan kita adalah memerankan bagaimana tokoh masyarakat, komunitas, ini harus kembali menjadi kekuatan dasar untuk melakukan cegah tangkal."
"Berarti edukasi yang menjadi penting pada seluruh masyarakat," ungkap dia.
Mendengar pernyataan Yuri tersebut, penonton yang hadir di acara Mata Najwa lantas bertepuk tangan.
• 1 Pasien yang Dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso karena Diduga Virus Corona Meninggal Dunia
Melanjutkan pernyataannya, Yuri mengatakan bahwa yang sulit itu menangkal banyaknya berita yang tidak benar terkait Virus Corona.
"Nah ini tentu tantangannya adalah berita-berita yang kita sulit pertanggungjawabkan," sambungnya. (TribunWow.com/Mariah Gipty)