Kalimantan Timur Ibu Kota Baru
Diamini Politisi PDIP, Ali Ngabalin Sebut Peluang Ditunjuk Jadi Bos Ibu Kota Baru: Di Mana Salahnya?
Tenaga Ahli Utama KSP AliNgabalin tak menuntup kemungkinan dirinya akan ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi bos ibu kota baru.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
"Di antaranya menentukan di mana tempat ibu kota negara sampai dengan menentukan CEO siapa yang beliau mau."
Bahkan, Ali Ngabalin tak menutup kemungkinan jika dirinya juga bakal ditunjuk memimpin ibu kota baru.
"Ada empat orang, artinya yang sekarang kita bahas adalah Ahok," ujar Ali Ngabalin.
"Mungkin besok bukan Ahok, mungkin juga saya yang dipilih."
Pernyataan Ali Ngabalin itu pun langsung diamini oleh Politisi PDIP Masinton Pasaribu.
"Amiiin, saya berharapnya memang Pak Ngabalin," kata Masinton.
Melanjutkan penjelasannya, Ali Ngabalin menilai tak ada yang perlu dipermasalahkan dari penunjukan Ahok sebagai kandidat bos ibu kota baru.
"Kan tadi sudah bilang bahwa presiden punya kewenangan tertinggi, dia punya hak prerogatif," kata Ali Ngabalin.
"Di mana salahnya ini? Di mana salahnya kalau Ahok?"
• Jawaban Arya Sinulingga soal Jabatan Ahok di Pertamina jika Terpilih sebagai Kepala Badan Otorita
Simak video berikut ini menit ke-19.40:
Ali Ngabalin Puji-puji Ahok
Pada kesempatan itu, sebelumnya Ali Mochtar Ngabalin angkat bicara soal kemungkinan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi bos di ibu kota baru.
Dilansir TribunWow.com, Ali Ngabalin menilai Ahok memenuhi kriteria Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bisa memimpin ibu kota baru di Pulau Kalimantan.
Meskipun begitu, Ali Ngabalin membantah jika Ahok dikatakan sebagai 'anak emas' Jokowi.
Pada kesempatan itu, Ali Ngabalin mulanya menyoroti banyaknya kritikan terhadap Ahok.