Terkini Daerah
Remaja Bunuh Bocah di Jakpus, Pakar Psikologi Ungkap Tingkat Kecerdasan Pelaku: Di Atas Rata-rata
Pakar Psikologi Forensi Reza Indragiri angkat bicara soal kasus pembunuhan bocah enam tahun oleh remaja 15 tahun di Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
"Saya harus lihat gambarnya, tapi kalau hanya sebatas melihat tayangan di tv atau di media online saya bisa pastikan satu hal," terang Reza.
"Ada tanda kecerdasan yang memang di atas rata-rata."
Meskipun begitu, menurutnya tak hanya tingkat kecerdasan yang bisa diketahui dari gambar tersebut.
Reza menyatakan, ada kemungkinan masalah kepribadian yang tertuang di dalam gambar tersebut.
"Itu terlihat pada sedemikian rinci, sedemikian multidimensional gambar yang dihasilkan oleh anak ini," terangnya.
"Tapi tidak hanya bicara kecerdasan, ada juga masalah kepribadian yang barangkali tengah diekspresikan oleh anak ini lewat gambar."
Simak video berikut ini dari menit awal:
Pelaku Merasa Puas
Kapolsek Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto mengungkap pengakuan ABG pembunuh bocah berusia 6 tahun di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Dilansir TribunWow.com, Heru Novianto menyebut NF, remaja pembunuh bocah lima tahun itu sama sekali tak menyesal setelah melakukan aksi kejinya itu.
Menurut Heru, NF justru merasa puas setelah melakukan pembunuhan.
Hal itu disampaikan Heru melalui tayangan YouTube Kompas TV, Sabtu (7/3/2020).
Pada kesempan itu, Heru juga menceritakan awal mula pembunuhan itu diketahui pihak kepolisian.
• Ke Polisi, ABG Pembunuh Bocah Usia 6 Tahun Kekeh Ngaku Tak Menyesal: Biasa-biasa Saja Pak
Heru menyatakan, pembunuhan tersebut terungkap setelah NF melapor ke Polsek Taman Sari.
"Jadi awal sekali ini terungkap yaitu adanya laporan seorang bocah kepada Polsek Taman Sari," kata Heru.