Virus Corona
Virus Corona Bisa Hidup di Permukaan Benda hingga Beberapa Hari, Ahli Beri Penjelasan
Virus Corona diprediksi bisa bertahan hidup di permukaan benda dari beberapa jam hingga sembilan hari pada suhu yang hangat.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Hasil penelitian memastikan bahwa Virus Corona menyebar lewat droplet pernapasan (percikan kecil air liur) yang melayang ke udara ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin.
Droplet itu bisa mengenai orang yang berada di dekat orang yang terinfeksi Virus Corona, atau jatuh ke permukaan benda-benda di sekitarnya.
Lantas, berapa lama Virus Corona akan hidup di permukaan benda?
• Imbau Pejabat Tak Asal Ucap, Tetangga Pasien Corona Ungkap Hal Jahat yang Dialami: Mestinya Empati
Susah untuk memastikannya.
Namun demikian, menurut salah satu penelitian, virus bisa bertahan beberapa jam hingga sembilan hari pada suhu yang hangat.
Penelitian lain juga menyebutkan, Covid-19 kemungkinan bisa menyebar melalui feses, seperti halnya penyakit tifus.
Ini berarti, jika seseorang yang terinfeksi virus ini tidak mencuci tangan dengan sabun setelah buang air besar, maka tangannya yang kotor itu akan membuat virusnya tertinggal di pegangan pintu, tombol lift, ataupun pegangan di kendaraan umum.
Itu sebabnya, sangat penting bagi kita untuk selalu menjaga kebersihan tangan dengan mencucinya di bawah air mengalir menggunakan sabun.
• Ditunda karena Corona, Ini Jadwal Terbaru Laga Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2020
Permukaan benda-benda di tempat umum memang menjadi salah satu titik berkumpulnya bakteri dan kuman.
Studi tahun 2018 menemukan, bakteri penyebab penyakit dari usus manusia dan feses bisa ditemukan di hampir semua permukaan yang sering disentuh orang di tempat umum.
Hampir semua produk tisu yang mengandung disinfektan mengklaim bisa membunuh 99,9 persen kuman, dan di dunia yang sempurna hal itu benar.
“Covid-19 adalah virus yang mengandung lemak (lipid), yang berarti bisa dengan mudah dibunuh dengan penyeka mengandung disinfektan,” kata Dr Charles Gerba, profesor mikrobiologi dan imunologi dari Universitas Arizona.
• Singgung Ucapan Walkot Depok, Tetangga Pasien Positif Corona Minta Jokowi Beri Tindakan Tegas
Namun, menurut Gerba, kita tidak hidup di dunia yang sempurna.
Kebanyakan orang tidak menggunakan penyeka tersebut dengan benar sehingga tidak efektif.
Sebagai contoh, sebuah penelitian menunjukkan, walau tisu mengandung disinfektan bisa menghapus bakteri dari permukaan, tetapi patogen itu bertahan dalam tisunya.