Virus Corona
Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Agen Perjalanan di Riau Jadwal Ulang Keberangkatan 188 Jemaah
Sebanyak 188 orang calon jemaah umrah di Provinsi Riau terpaksa dijadwalkan ulang keberangkatannya.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Sebanyak 188 orang calon jemaah umrah di Provinsi Riau terpaksa dijadwalkan ulang keberangkatannya.
Hal itu menyusul pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk menangguhkan sementara kedatangan jemaah umrah dari luar negaranya, sebagai langkah antisipasi Virus Corona (Covid-19).
Para calon jemaah umrah dari berbagai daerah di Riau ini, akan berangkat dengan biro perjalanan umrah dan haji Silver Silk Tour & Travel Pekanbaru.
• Nasib Calon Jemaah Umrah yang Sudah Kantongi Visa seusai Arab Saudi Hentikan Kunjungan Sementara
General Manager Silver Silk Tour & Travel Pekanbaru Zamzamin mengatakan bahwa keberangkatan calon jemaah umrah terpaksa ditunda dan dijadwalkan ulang.
"Yang kita reschedul keberangkatannya tanggal 1 Maret, 5 Maret dan 9 Maret 2020," kata Zamzamin saat ditemui Kompas.com di kantornya di Jalan Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru, Jumat (28/2/2020).
Keberangkatan pertama yang direncanakan Minggu (1/3/2020) berjumlah 75 orang calon jemaah.
Mereka akan berangkat dengan Maskapai Air Asia dari bandara Pekanbaru menuju Kuala Lumpur.
Kemudian dari Kuala Lumpur ke Jeddah dengan Maskapai Malaysia Air Line.
Keberangkatan kedua, sambung Zamzamin, yakni tanggal 5 Maret, yang berjumlah 100 orang calon jemaah umrah. Calon jemaah akan berangkat dari Pekanbaru ke Kualanamu, Medan, dengan Maskapai Lion Air.
Selanjutnya dari bandara Kualanamu menuju Madina dengan Maskapai Lion Air.
• Kisah Nenek Hafsah, Tabung Hasil Jualan Pelecing Kangkung Selama 7 Tahun, Gagal Umrah karena Corona
Sedangkan keberangkatan ketiga pada tanggal 9 Maret berjumlah 13 orang.
"Yang 13 orang jemaah ini ke Dubai dulu baru umrah. Berangkat dari Pekanbaru ke Kuala Lumpur dengan Maskapai Air Asia, kemudian Kuala Lumpur ke Dubai dengan Emirates."
"Jadi total jumlah calon jemaah umrah yang akan diberangkatkan itu 188 orang," ujarnya.
Dia menjelaskan, jadwal keberangkatan calon jemaah umrah terpaksa ditunda dulu, karena Arab Saudi menutup sementara akses ke negaranya.
Sementara seluruh perlengkapan keberangkatan, seperti visa, akomodasi hingga transportasi telah dipersiapkan.