Banjir di Jakarta

Cawagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria soal Banjir: Anies adalah Orang yang Cerdas

Cawagub Ahmad Riza Patria turut angkat bicara terkait penanganan banjir di DKI Jakarta.

Cawagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria soal Banjir: Anies adalah Orang yang Cerdas
(KOMPAS.com/NURSITA SARI)
Ahmad Riza Patria di Wisma Garuda, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (29/12/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta pendamping Anies Baswedan masih kosong sejak ditinggalkan oleh Sandiaga Uno.

Namun, sudah ada dua kandidat yang ditetapkan bakal Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta, yakni Nurmansjah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra.

Dalam acara Mata Najwa Trans7 yang diunggah di kanal YouTube Najwa Shihab, Kamis (27/2/2020), Cawagub Ahmad Riza Patria turut angkat bicara terkait penanganan banjir di DKI Jakarta.

Politikus Gerindra sekaligus Calon Wakil Gubernur DK Jakarta Ahmad Riza Patria di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).
Politikus Gerindra sekaligus Calon Wakil Gubernur DK Jakarta Ahmad Riza Patria di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020). (Tribunnews.com/ Danang Triatmojo)

Diketahui, banjir yang melanda sejak awal Januari 2020 hingga akhir Februari 2020 ini telah menyita perhatian publik.

Tak hanya itu, kinerja Gubernur Anies Baswedan juga menjadi sorotan.

Anies Baswedan hingga Ridwan Kamil Tak Hadiri Rapat soal Banjir, DPR Anggap sebagai Pelecehan

Ahmad Riza mengatakan, semua gubernur DKI Jakarta punya tujuan dan maksud yang sama, yakni ingin Jakarta lebih baik.

Kemudian terkait dengan penanganan banjir di Jakarta, ia menyebut setiap pemimpin punya gaya dan caranya masing-masing.

"Soal penanganan banjir setiap pemimpin itu punya gaya dan caranya masing-masing tapi tujuannya sama, ingin masalah banjir segera cepat selesai," terang Ahmad Riza.

Ia kemudian mengimbau untuk semua jajaran pemerintah menyepakati master plan yang sudah disepakati antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

 

"Jadi menurut saya, kita tidak lagi mempermasalahkan apa yang disebut normalisasi dan naturalisasi."

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved